BANGKA — Universitas Bangka Belitung (UBB) resmi menetapkan 1.052 calon mahasiswa baru (camaba) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Jumlah tersebut mencerminkan ketatnya persaingan antarpeminat yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.
Pengumuman hasil SNBP 2026 disampaikan oleh panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) pada Selasa (31/3/2026) pukul 15.00 WIB. Tingginya minat pendaftar menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UBB sebagai perguruan tinggi negeri di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB, Devi Valeriani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh camaba yang berhasil lolos seleksi.
“Selamat kepada seluruh camaba yang lolos melalui SNBP 2026. Ini merupakan hasil dari proses seleksi yang kompetitif sekaligus langkah awal untuk menempuh pendidikan tinggi di UBB,” ujarnya.
Ia menegaskan, jalur SNBP menjadi salah satu instrumen strategis dalam menjaring siswa-siswa berprestasi dari berbagai daerah.
Tahun ini, sebanyak 1.052 camaba yang diterima berasal dari 17 provinsi dan tersebar di berbagai fakultas serta program studi. Sejumlah prodi favorit seperti Kedokteran, Teknologi Informasi, Ilmu Komunikasi, Bisnis Digital, Pendidikan Bahasa Indonesia, PPKN, hingga Keperawatan kembali menjadi incaran utama dengan tingkat persaingan yang tinggi.
Para camaba diingatkan untuk tidak menunda proses registrasi ulang yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 April 2026. Tahapan ini menjadi syarat mutlak untuk penetapan status sebagai mahasiswa baru.
Sementara itu, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UBB, Hesty, menambahkan bahwa peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBP masih memiliki peluang untuk melanjutkan perjuangan melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, yang masa pendaftarannya masih dibuka hingga 7 April 2026.
Hesti menambahkan, UBB komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia unggul serta berdaya saing.
Jalur SNBP diharapkan menjadi gerbang awal bagi lahirnya lulusan yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. (***)


