Pasal Lelang Proyek, Kejari Babar Periksa Kepala ULP dan Pokja Pemilihan III

Suarabangka.com – Kejaksaan Negeri Bangka Barat (Babar) memeriksa Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Pokja Pemilihan III terkait lelang proyek pembangunan Talud Jebu Laut Desa Kelabat Kecamatan Parittiga, Senin pagi (3/8/2020).

Sebelumnya, proses lelang tersebut sempat gaduh karena diduga terjadi praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Adapun yang memenuhi panggilan pihak Kejari Bangka Barat, Kepala ULP Aidin Setiawan Putra ST, M Eng dan Tim Pokja Pemilihan III UKPBJ.

Kajari Babar, Helena Octavianne SH MH saat dikonfirmasikan terkait berita adanya dugaan kecurangan dalam lelang proyek yang dilakukan ULP dan Pokja mengatakan dirinya sudah memerintahkan Kasi Intel untuk menelusurinya.

“Kalau saya malah dari kemarin sudah perintahkan Kasi Intel untuk mengecek kebenaran data tersebut. Karena cek data bisa kapan saja, tergantung datanya valid atau tidak. Nanti bisa hubungi Kasi Intel,” kata Helena saat dikonfirmasikan wartawan melalui pesan whatsaap, Senin (3/8/2020).

Sementara, Kepala ULP Bangka Barat, Aidin Setiawan Putra ST, M Eng dikonfirmasikan melalui sambungan telepon membenarkan ia dan pokja dimintai keterangan oleh pihak Intel Kejari.

“Iya kordinasi dipanggil pihak Intel Kejari Bangka Barat tadi pagi. Kami juga ada data-data juga. Kami juga dak mungkin la idak mengikuti aturan. Saya datang mendampingi tim pokja. Intinya kami ada data semua terkait aturan SBU dan kualifikasi perusahaan. Intinya kami idak berani kalau tidak mengikuti aturan,” jelas Aidin, Senin (3/8/2020).

Sekedar informasi, jika dalam proses telaah kejaksaan menemukan dugaan yang kuat terdapat indikasi penyelewengan maupun KKN, maka dilakukan peningkatan ke tahap penyelidikan.

Ditemui terpisah, Medi dari CV Mahadinata mengatakan secara tegas jika Sertifikat Badan Usaha (SBU) miliknya bukan mati tapi sedang dalam proses di Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi.

“SBU kami bukan mati, tapi lagi dalam proses. Saat upload dokumen masih sisa waktu 2 hari lagi masa aktif. Dua hari lagi selesai dak lama. Jika dalam rapat persiapan PPK kami tidak jadi dimenangkan entah ngapelah,” kata Medi saat ditemui di salah satu kafe di Pangkalpinang, Senin (3/8/2020).

Dalam lelang proyek pembangunan Talud Jebu Laut Desa Kelabat Kecamatan Parittiga bukan hanya SBU saja yang dipersoalkan di ULP Bangka Barat. Salah satu peserta penawar nomor 2 yakni CV Aldy Glory juga mempermasalahkan pokja. Dimana CV Aldy Glory juga gugur dan sempat melayangkan sanggahan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *