Proyek Jembatan Air Kerabut Rp 25,9 Miliar Roboh

PANGKALPINANG – Warga Kelurahan Jerambah Gantung Kecamatan Gabek dihebohkan robohnya proyek jembatan Aik Kerabut yang dibangun menggunakan APBD Pemeritah kota Pangkalpinang senilai Rp.25. 980.582.000 tahun anggaran 2020, Jumat(16/10/2020)

Berdasarkan data di lapangan terdapat dua korban Cecep (25) dan Tomi (43) mengalami luka ringan di bagian kaki saat akan menyelamatkan diri. Menurut warga kejadian terjadi sekitar jam 20:00 wib.

“Jembatan yang roboh sekitar puluhan meter dan ada dua pekerja yang luka ringan Cecep dan Tomi” sebut Sari warga yang saat kejadian melihat langsung robohnya jembatan tersebut.

Berdasarkan data yang didapat, warga sekitar terkejut mendengar suara seperti ledakan pas keluar mereka melihat jembatan yang baru dibangun roboh.

“Tadi kami dengar suara seperti ledakan, pas keluar ku liat jembatan roboh,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja proyek jembatan aik kerabut yang dikerjakan sejak beberapa bulan tersebut belum selesai dikerjakan,tapi malam hari ini setengah jembatan roboh.

Proyek yang dikerjakan oleh PT. Karya Muliya Nugraha dengan tanggal kontrak 22 April 2020 dan akan berakhir tanggal 17 Desember 2020 dengan anggaran sebesar 25 milyar dari APBD kota Pangkalpinang 2020.

Mendengarkan kabar jembatan aik kerabut roboh, warga dari seputaran kota pangkalpinang pun ramai mendatangi lokasi proyek pembangunan jembatan tersebut walaupun di lokasi tersebut kondisinya gelap gulita.

Hingga berita ini diturunkan, masih diupayakan konfirmasi ke pihak terkait.

Pantaun hari ini di lapangan, Sabtu (17/10/2020) sejumlah anggota Dewan Kota Pangkalpinang perwakilan Komisi III termasuk wakil ketua dan Kadis PU, Suparlan datang ke lokasi memantau jembatan yang roboh terbelah dua. (wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *