Presiden Jokowi Akan Alokasikan 5 Ribu Vaksin Untuk Jajaran Pers

JAKARTA – Presiden Jokowi akan melokasikan sebanyak 5 ribu vaksin Covid -19 untuk jajaran pers. Hal ini diungkapkan presiden dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 secara viktual di istana negara, Jakarta, Rabu (9/2/2021).

Selain itu, Presiden juga akan membuat batasan platform media sosial untuk menghindari penyebaran hoaks sebagai langkah melindungi kinerja pers dari tekanan Medsos.

Puncak peringatan HPN 2021 tersebut dihadiri jajaran pers secara nasional. Diantaranya Ketua Dewan Pers Prof. M. Nuh dan Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari.

“Di tengah Pandemi, saya berharap pers tetap bekerja membantu pemerintah menyampaikan edukasi positif kepada masyarakat dengan pemberitaan yang benar dan tepat,” ujar Presiden seraya menyatakan, Pemerintah juga tetap berupaya membantu pajak PPh pers seperti yang sudah ditanggung sampai Juni 2021.

Puncak peringatan HPN 2021 tersebut dihadiri jajaran pers secara nasional. Diantaranya Ketua Dewan Pers Prof. M. Nuh dan Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari.

Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo menyebutkan pemerintah melalui Menteri Kesehatan telah memberikan komitmen vaksinasi massal para wartawan Indonesia.

“Kami baru saja mendapat konfirmasi dari menkes bahwa pemerintah komitmen vaksinasi massal sebanyak 17 ribu wartawan Indonesia, pada minggu ketiga Februari ini, ” kata Agus, disela konvensi media massa pada Hari Pers Nasional 2021 di Ancol, Jakarta, Senin (8/2/21).

Prioritas itu diberikan karena wartawan banyak yang bekerja secara fisik di luar, dan memiliki resiko yang tunggu.

Jumlah itu diluar angka 500 wartawan, yang telah lebih dulu masuk daftar vaksinasi.

Teknisnya, Agus menghimbau kepada wartawan untuk mendaftarkan diri melalui asosiasi jurnalis yang terdaftar di Dewan Pers. Kemudian jadwal vaksinasi akan diatur di seluruh provinsi secara simultan. (SB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *