8 Tahanan Kabur di Sel Polres Bangka Semua Tertangkap 

BANGKA – Dalam waktu 2×24 jam, tim gabungan berhasil menangkap kembali 8 orang tahanan yang sebelumnya melarikan diri dari Rumah Tahanan Polres Bangka.

Kapolres Bangka melalui Kasi Humas, AKP Era Anggraini, menyatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi aparat kepolisian bersama masyarakat.

Menurutnya, tim gabungan yang terlibat terdiri dari personel Jatanras Polda Kepulauan Bangka Belitung, Polres Bangka, Polres Bangka Tengah, Polres Bangka Barat, serta jajaran Polres se-Bangka Belitung.

Penangkapan terakhir terhadap dua tahanan, yakni Anugrah di kawasan Rambak, Sungailiat dan Rosi di Puding Besar, menandai berakhirnya pelarian seluruh tahanan tersebut.

Baca Juga  Modus KUR Fiktif BSB Rp21 Miliar, Warga Sebut Mantan Direktur HKL

“Alhamdulillah, dengan tertangkapnya Anugrah dan Rosi, maka seluruh tahanan yang melarikan diri sudah berhasil kita amankan kembali,” ungkapnya.

Pihak Polres Bangka juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh jajaran Polda Bangka Belitung dan Polres Jajaran, serta masyarakat yang telah berperan aktif dalam melakukan penangkapan dan memberikan informasi terkait keberadaan para tahanan.

Sebelumnya, peristiwa pelarian terjadi pada Rabu (8/4/2026) dini hari. Delapan tahanan yang kabur masing-masing bernama M Takfin, Supriyadi, Hari Darma, Andri Darmawan, Yogi Trilando, Weli, Anugrah, dan Rosi.

Baca Juga  Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Penambang di Laut Tempilang

Dalam proses pengejaran, M Takfin lebih dahulu menyerahkan diri. Supriyadi kemudian berhasil diamankan di Pelabuhan Mentok saat diduga hendak menyeberang keluar Pulau Bangka.

Yogi Trilando diserahkan oleh pihak keluarga ke Polres Bangka.

Sementara itu, Hari Darma dan Andri Darmawan ditangkap di wilayah Sungailiat.

Weli berhasil diamankan di Koba setelah sebelumnya diduga melakukan pencurian sepeda motor di Sungailiat untuk melarikan diri.

Dengan tertangkapnya seluruh tahanan, situasi keamanan di wilayah hukum Polres Bangka kembali kondusif dan terkendali. (romlan)

Baca Juga  Baby Lobster Senilai Rp35 Miliar Rencananya Akan Diselundupkan ke Singapura Mengunakan Kapal Hantu