APBD Terbatas, Bupati Markus Koordinasi dengan Pusat Atasi Banjir di Bangka Barat

MENTOK – Banjir yang kerap melanda Kampung Tanjung Laut di Kecamatan Mentok dan beberapa titik di Kecamatan Parit Tiga menjadi perhatian serius Bupati Bangka Barat, Markus untuk diselesaikan secara komprehensif dan berorientasi pada penyelesaian jangka panjang.

Kondisi keuangan APBD yang terbatas tak lantas membuat Ketua DPC PDI Perjuangan Bangka Barat itu tinggal diam.

Markus bergerak cepat, melakukan koordinasi intensif meminta dukungan pemerintah pusat melalui kementerian terkait yakni Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas untuk mencari solusi konkret atas permasalahan banjir yang terus berulang.

Baca Juga  Kamar Rutan Mentok Diperiksa, Polisi Lakukan Tes Urine

“Persoalan banjir di sejumlah titik di Bangka Barat jadi atensi kita. Kampung Tanjung Laut di Mentok ini salah satu titik langganan banjir. Penataan ulang Kampung Tanjung Laut ini butuh support anggaran besar,”ujar Markus kepada awak media usai bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung kawasan rawan banjir rob di Tanjung Laut, Kecamatan Mentok, Kamis (11/12/2025).

“Kalau hanya harapkan APBD, kita tidak sanggup di tengah keterbatasan anggaran saat ini. Maka kita berkolaborasi dengan kementerian terkait untuk bisa membantu kita yang di Mentok ini dan titik langganan banjir di Kecamatan Parittiga yang punya tingkat kerawanan banjir tinggi,”sambung Markus.

Baca Juga  Pj Gubernur Ridwan Dikabarkan Segera Panggil Koordinator Tambang Ilegal di Teluk Kelabat Dalam

Markus menyampaikan agar kolaborasi lintas sektor penyelesaian banjir berjalan optimal antara pusat dan daerah, dirinya telah meminta Bapperida Bangka Barat menyusun master plan dan studi kelayakan secara komprehensif.

“Saya juga minta Bapperida kita untuk bikin master plan agar lebih komprehensif apa yang harus pemda lakukan dan apa yang harus dilakukan pemerintah pusat,” ujar Markus.

Selain di Tanjung Laut, Bupati Markus juga menyinggung potensi titik langganan banjir lainnya di Mentok yakni Ciulong.

Baca Juga  RDP Hasilkan 4 Rekomendasi

“Di Ciulong juga jadi pemikiran kita. Kita sudah bikin cekdam dulu. Nanti di hulunya kita sudah minta dinas terkait apa lagi yang saat ini perlu kita lakukan di sana,” tukas Markus.

Usai meninjau kawasan rawan banjir rob di Tanjung Laut, Bupati Markus dan pimpinan Forkopimda menyerahkan sejumlah bantuan untuk warga diantaranya perlengkapan sandang, kasur hingga paket permakanan untuk anak. (SHL)