PALEMBANG — Menyambut momentum Idulfitri 1447 Hijriah, Bank Sumsel Babel menyiapkan likuiditas sebesar Rp1,2 triliun guna memastikan kelancaran transaksi nasabah, khususnya di wilayah Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai yang umumnya meningkat menjelang hingga selama perayaan Lebaran. Bank juga memastikan distribusi kas dilakukan secara terukur dan tepat sasaran.
Sebagai penopang, Bank Sumsel Babel mengandalkan jaringan layanan yang terdiri dari 596 unit ATM, CRM, dan CDM yang tersebar di berbagai titik strategis. Setiap mesin memiliki kapasitas pengisian berkisar antara Rp400 juta hingga Rp800 juta, dengan frekuensi pengisian hingga tiga kali dalam kurun tujuh hari selama masa cuti bersama.
PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, menegaskan bahwa kesiapan likuiditas ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan di tengah meningkatnya aktivitas transaksi masyarakat.
“Bank Sumsel Babel berkomitmen untuk memastikan ketersediaan uang tunai di seluruh jaringan layanan tetap terjaga, sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan lancar selama periode Idulfitri,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada ketersediaan uang tunai, Bank Sumsel Babel juga mendorong pemanfaatan layanan digital seperti BSB Mobile serta transaksi berbasis QRIS yang dinilai lebih praktis, cepat, dan aman.
Optimalisasi kanal digital ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan layanan perbankan yang adaptif dan mudah diakses, terutama selama periode libur panjang.
Di akhir pernyataannya, Bank Sumsel Babel mengimbau masyarakat untuk bertransaksi secara bijak serta memaksimalkan penggunaan layanan digital guna mendukung kenyamanan selama libur Lebaran. (***)


