BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menggelar buka puasa bersama di Rumah Dinas Bupati sebagai upaya mempererat silaturahmi antara Forkopimda dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari safari Ramadan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung di Kecamatan Mentok.
Meski Gubernur Hidayat Arsani berhalangan hadir, acara tetap berlangsung dengan diwakili oleh PJ Sekda, Fery Afriyanto.
Bupati Markus menegaskan bahwa momentum buka puasa bersama ini diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi, terutama dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Selama ini sudah baik, tapi melalui momen ini kita ingin komunikasi semakin solid, khususnya untuk pembangunan di Bangka Barat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Namun perhatian utama tertuju pada Dana Bagi Hasil (DBH) timah yang hingga kini masih dinantikan pencairannya dari pemerintah pusat.
Markus mengungkapkan, proses pencairan DBH masih menunggu APBN Perubahan 2026 serta audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia berharap dana tersebut segera direalisasikan karena sangat krusial bagi pembangunan daerah.
“Kalau DBH ini cair, kita bisa lebih maksimal menjalankan pembangunan. Apalagi dana TKD banyak mengalami penyesuaian,” jelasnya.
Ia juga tidak menampik adanya tunggakan DBH yang belum dibayarkan. Karena itu, Pemkab berharap Kementerian Keuangan dapat segera melunasi kewajiban tersebut, baik yang tertunggak maupun yang rutin setiap tahun.
“Kita berharap keuangan negara semakin stabil, sehingga hak daerah juga bisa segera terpenuhi,” tutup Markus. (***)


