Diserbu Pesanan Ramadan, UMKM Babel Kecipratan Berkah dari PT TIMAH

PANGKALPINANG — Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali terlihat nyata di momen Ramadan. Melalui program Safari Ramadan, perusahaan ini sukses menyerap ribuan produk lokal dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Sebanyak 28 UMKM dilibatkan dalam kegiatan yang digelar di berbagai wilayah operasional perusahaan. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10.730 paket produk berhasil diserap, mulai dari makanan khas daerah, kue kering, hingga aneka olahan lokal lainnya yang kemudian dibagikan kepada masyarakat dan karyawan.

Program ini menjadi angin segar bagi pelaku UMKM yang memang mengalami lonjakan permintaan selama bulan suci.

Baca Juga  Molen Resmikan Gerai McDonald's Pangkalpinang, Investasi Rp15 Miliar

Salah satunya dirasakan Nurlela, pelaku usaha rumahan di Air Raya, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Ia mengaku pesanan dari PT TIMAH menjadi berkah besar di tengah tingginya permintaan Ramadan.

“Alhamdulillah, ini sangat berkah bagi kami. Pesanan meningkat luar biasa, termasuk dari PT TIMAH,” ujarnya.

Menurutnya, selama Ramadan produksi meningkat signifikan. Jika biasanya tidak setiap hari berproduksi, kini hampir setiap hari dapurnya terus bekerja untuk memenuhi permintaan, baik untuk konsumsi harian maupun persiapan Lebaran.

Baca Juga  Dukung Pelestarian Adat Masyarakat, PT Timah Konsisten Dukung Sedekah Kapong Kundi Bersatu

Tak hanya itu, usaha Nurlela juga turut menggerakkan ekonomi sekitar dengan melibatkan lima tenaga kerja lokal dalam proses produksi.

“Pesanan seperti ini sangat membantu kami dan juga tenaga kerja yang ikut merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Senada, Rini Erzaliana, pemilik usaha Primadona, juga merasakan dampak positif dari program ini. Ia menyebut pesanan dalam jumlah besar dari PT TIMAH mampu mendongkrak omzet usahanya secara signifikan.

“Alhamdulillah sangat membantu. Tiba-tiba ada pesanan dalam jumlah besar, ini sangat berdampak pada peningkatan omzet,” katanya.

Rini mengungkapkan, pihaknya menyiapkan sekitar 790 bungkus camilan, mulai dari rengginang, pisang cokelat, keripik singkong berbagai rasa, hingga peyek.

Baca Juga  Perlindungan Jaminan Sosial Bagi Pekerja Tanggung Jawab Bersama

Menurutnya, Ramadan memang selalu menjadi momentum peningkatan penjualan, namun dukungan dari PT TIMAH semakin memacu semangat UMKM untuk berkembang di tengah kondisi daya beli masyarakat yang fluktuatif.

Tak hanya menyerap produk, PT TIMAH juga aktif membantu promosi UMKM melalui berbagai kegiatan seperti pameran dan bazar, serta fasilitas Rumah BUMN dan Galeri UMKM.

“Bukan hanya penjualan, tapi juga pemasaran kami dibantu agar produk semakin dikenal luas,” ujarnya. (*)