TOBOALI — Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik di Kabupaten Bangka Selatan. Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangka Selatan, Hatomi bin Hasbi, meninggal dunia pada Kamis (2/4/2026) siang.
Sosok yang akrab disapa “Kak Tom” itu menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.30 WIB saat menjalani perawatan di RSUD Junjung Besaoh, Toboali. Kepergiannya di usia 41 tahun meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga rekan-rekan seprofesi.
Ketua PWI Bangka Selatan, Dedy Irawan, menyampaikan rasa kehilangan yang begitu besar atas wafatnya salah satu jurnalis terbaik di daerah tersebut.
“Beliau bukan hanya rekan kerja, tetapi juga sahabat yang selalu berdedikasi dalam dunia jurnalistik. Kami sangat kehilangan,” ujarnya.
Hatomi diketahui meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak perempuan yang masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Anak sulungnya saat ini duduk di bangku kelas 6 SD, anak kedua di kelas 2 SD, dan si bungsu baru berusia 4 tahun.
Dalam perjalanan kariernya, Hatomi dikenal sebagai jurnalis yang konsisten dan berdedikasi sejak memulai profesinya pada tahun 2008. Ia pernah berkiprah di sejumlah media, mulai dari Radar Bangka, Babel Pos, hingga akhirnya mendirikan media daring BabelHebat.com pada 2021 di bawah naungan PT Mutiara Tiga Selatan.
Media yang didirikannya itu menjadi bukti semangat dan komitmennya terhadap dunia pers, bahkan di tengah situasi sulit pandemi Covid-19 saat itu.
“Atas nama keluarga besar PWI Bangka Selatan, kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutup Dedy.
Kepergian “Kak Tom” menjadi kehilangan besar bagi insan pers di Bangka Selatan—sosok pekerja keras yang meninggalkan jejak pengabdian dan dedikasi dalam dunia jurnalistik. (***)


