PANGKALPINANG – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pembangunan dan mutu pendidikan.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, menyampaikan langsung rencana strategis tersebut usai menjadi pembina upacara di Halaman Kantor Wali Kota, Senin (4/5/2026).
Dalam keterangannya, Saparudin mengungkapkan bahwa tahun ini Pemkot akan fokus pada pembangunan infrastruktur pendidikan dengan mendirikan SMP Negeri baru.
“Insyaallah tahun ini kita akan membangun SMPN 11, kemudian melalui pemerintah provinsi kita usulkan pembangunan SMKN 5. Mudah-mudahan tahun depan kita siapkan lagi SMPN 12, karena kita masih kekurangan dua SMP,” ujarnya.
Tak hanya pembangunan fisik, peningkatan kualitas tenaga pengajar juga menjadi prioritas utama. Pemkot saat ini tengah melakukan rekrutmen guru melalui jalur CPNS, serta menggelar berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi para pendidik.
“Kita juga melakukan penyegaran bagi kepala sekolah dan guru agar lebih bersemangat dalam mengajar dan mendidik siswa,” tambahnya.
Saparudin menegaskan, keberadaan guru dengan berbagai status—baik PNS maupun PPPK—akan tetap dipertahankan dan diperkuat. Hal ini penting untuk menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar di tengah adanya pensiun dan penambahan sekolah baru.
“Guru tidak boleh kurang. Setiap ada yang pensiun, kita akan terus mencari pengganti agar sekolah tidak kosong,” tegasnya.
Selain itu, pemerataan mutu pendidikan juga menjadi perhatian serius melalui kebijakan rotasi kepala sekolah dan tenaga pendidik. Langkah ini diharapkan mampu menghapus kesenjangan kualitas antar sekolah di Pangkalpinang.
“Kita ingin semua sekolah punya mutu yang sama. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari sekolah favorit, cukup di dekat rumah karena kualitasnya kita jamin,” pungkasnya. (***)


