PANGKALAN BALAI — Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah dengan mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara hybrid, Senin (6/4/2026).
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian dan diikuti kepala daerah dari seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting.
Dari Kabupaten Banyuasin, Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian hadir didampingi Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim di Ruang Rapat Kantor Bupati Banyuasin.
Dalam rapat tersebut dibahas perkembangan inflasi nasional pasca Ramadan dan Idulfitri 2026. Menariknya, meski periode Ramadan dan Lebaran identik dengan lonjakan harga kebutuhan pokok, tingkat inflasi nasional pada Maret 2026 justru tercatat lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut dinilai tidak terlepas dari kebijakan pemerintah melalui Paket Stimulus Ekonomi I-2026 yang memberikan berbagai insentif pada sektor transportasi. Kebijakan itu berhasil menekan tarif sejumlah moda transportasi seperti angkutan laut, ASDP, jalan tol, hingga tarif kereta api sehingga memicu deflasi di sektor transportasi.
Meski demikian, pemerintah tetap mengingatkan daerah agar waspada terhadap potensi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan strategis dan biaya transportasi antarkota.
Beberapa komoditas yang masih mengalami inflasi di antaranya ikan segar, daging ayam ras, telur ayam ras, beras, cabai rawit, minyak goreng, dan daging sapi.
Selain itu, berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) hingga 2 April 2026, secara nasional jumlah kabupaten/kota yang mengalami penurunan harga pada pekan pertama April tercatat lebih banyak dibandingkan daerah yang mengalami kenaikan harga.
Turut hadir mengikuti rakor tersebut Asisten I Setda Banyuasin Alpian Soleh, Staff Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Ali Sadikin, Kabag Kesra Sashadiman Ralibi, Kepala DKP Banyuasin Masita Liana, serta Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banyuasin Adam Ibrahim.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi nasional. (***)


