BANGKA BARAT — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (2/9/2026).
Kebakaran yang merambat hingga ke area perkebunan warga tersebut berhasil dipadamkan setelah personel Yonif TP 946/DM (Depati Menumbing) bersama tim gabungan bergerak cepat ke lokasi.
Peristiwa tersebut terpantau melalui titik panas (hotspot) di wilayah setempat. Menindaklanjuti informasi itu, Yonif TP 946/DM mengerahkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran dan 20 personel untuk melakukan penanganan.

Pemadaman turut melibatkan Babinsa, Posbinpotmar Al Air Gantang, tim pemadam kebakaran, pihak PT BRS, serta masyarakat setempat.
Api diketahui membakar lahan sekitar dua hektare dan merembet ke kebun milik warga, di antaranya milik Aliang dan Gultom. Tim gabungan melakukan pemadaman dan pelokalisiran agar api tidak meluas.
Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam, mulai pukul 14.30 WIB hingga 16.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Setelah dilakukan pendinginan dan pengecekan di lokasi, kondisi kawasan dinyatakan aman dan terkendali.

Pasca kejadian, Yonif TP 946/DM bersama Staf Intel meningkatkan langkah deteksi dini dan cegah dini di sejumlah wilayah yang dinilai rawan karhutla. Patroli serta pemantauan titik panas juga dilakukan dengan melibatkan BPBD dan petugas pemadam kebakaran.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas.

Penanganan cepat karhutla di Air Gantang menjadi salah satu contoh pentingnya sinergi antara aparat, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan. (YP)


