SUARABANGKA.COM – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meninjau langsung kesiapan sejumlah museum di Jakarta dalam menyambut libur panjang Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2026.
Peninjauan dilakukan pada Selasa (17/3/2026) di tiga destinasi unggulan, yakni Museum Kebangkitan Nasional, Galeri Nasional Indonesia, dan Museum Nasional Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Menpar Widiyanti mengungkapkan bahwa sekitar 4 juta warga diperkirakan tetap berada di Jakarta selama Lebaran 2026. Hal ini menjadi peluang besar bagi destinasi wisata dalam kota, termasuk museum, untuk menarik kunjungan masyarakat.
“Kepada masyarakat Indonesia, jika tidak bepergian ke luar negeri, mari berwisata di dalam negeri. Di kota-kota kita banyak sekali daya tarik wisata yang sangat baik dan juga edukatif, seperti museum,” ujarnya.
Menurutnya, museum kini telah bertransformasi menjadi ruang rekreasi yang lebih modern, interaktif, dan inklusif. Tak lagi sekadar tempat penyimpanan benda sejarah, museum juga menjadi pilihan wisata keluarga yang edukatif dan menyenangkan.
Selain memastikan kesiapan destinasi, kunjungan ini juga bertujuan mendorong promosi wisata agar pergerakan pengunjung lebih merata. Menpar turut menyoroti pentingnya pengelolaan alur pengunjung, sistem antrean, kapasitas ruang pamer, hingga kebersihan dan keamanan.
Tak kalah penting, ia juga menekankan integrasi layanan digital, mulai dari pembelian tiket hingga akses informasi, guna meningkatkan kenyamanan dan pengalaman wisatawan.
Menpar Widiyanti pun mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan pengelola museum. Salah satunya di Museum Nasional Indonesia yang menghadirkan ruang imersif, sehingga memberikan pengalaman yang lebih hidup dan menarik bagi pengunjung.
Dalam rangka menyambut libur panjang ini, Kementerian Pariwisata juga telah melakukan visitasi ke 170 titik destinasi serta menghadirkan 118 event daerah yang masuk dalam program Kharisma Event Nusantara.
“Masyarakat dapat mengecek kalender event dan berbagai informasi destinasi melalui website resmi kami,” tambahnya. (**)
Sumber : Biro Komunikasi
Kementerian Pariwisata


