BANGKA – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan penyaluran santunan dan zakat fitrah, UBB menyalurkan bantuan kepada 127 anak yatim piatu serta 17 kaum dhuafa di lingkungan sekitar kampus.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Balai Besar Peradaban UBB, Jumat (13/3/2026), tersebut menjadi bagian dari agenda rutin tahunan UPZ UBB dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah dari civitas akademika.
Acara dibuka oleh Wakil Rektor III UBB Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama, Hamsani, serta dihadiri jajaran pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor I Devi Valeriani, Wakil Rektor II Henny Helmi, Kepala LPPM Eva Utami, Kepala UPA Perpustakaan Suhaidar, Ketua UPZ UBB Mustofa Tohari beserta tim, serta penceramah Muhammad Kurnia.
Dalam sambutannya, Hamsani menegaskan bahwa rasa syukur harus diwujudkan dalam tindakan nyata, salah satunya dengan berbagi kepada sesama. Ia menjelaskan bahwa syukur dapat ditunjukkan melalui kesadaran dalam hati, ucapan terima kasih kepada Allah SWT, pengamalan kebaikan, serta kepedulian sosial.
“Berbagi dengan sesama merupakan bagian dari wujud syukur atas nikmat yang kita terima. Kami berharap bantuan ini dilihat dari ketulusan niat untuk berbagi kebahagiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua UPZ UBB Mustofa Tohari menyampaikan bahwa program ini terlaksana atas kerja sama dengan Baznas RI dan Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia juga mengungkapkan bahwa pengumpulan zakat tahun ini meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Peningkatan ini berdampak pada bertambahnya jumlah penerima manfaat. Kami berupaya menyalurkan amanah zakat kepada yang berhak,” jelasnya.
Dalam sesi kultum, Dr. Muhammad Kurnia, Lc., M.Ag., menyampaikan bahwa sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah. Ia mengutip keteladanan Nabi Muhammad SAW yang semakin giat beribadah pada malam-malam terakhir Ramadan.
Menurutnya, Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial, termasuk berbagi kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh para penerima bantuan yang menyampaikan terima kasih atas perhatian civitas akademika UBB.
Melalui program ini, UBB berharap semangat solidaritas dan kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan kampus, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (***)
Sumber : Humas UBB


