Wujudkan Generasi Unggul Babel, SMPN 11 Pangkalpinang Mulai Dibangun di Selindung

PANGKALPINANG — Harapan masyarakat Selindung, Pangkalpinang, untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih dekat dan layak mulai menemukan titik terang. Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMP Negeri 11 Pangkalpinang resmi dimulai setelah Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang melakukan peletakan batu pertama, Rabu (2/9/2026).

Pembangunan sekolah yang berlokasi di kawasan eks-Terminal Selindung itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas sekaligus memeratakan akses pendidikan, terutama di kawasan yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang menjadi permukiman baru.

Kedatangan Gubernur Hidayat Arsani di lokasi pembangunan disambut meriah. Penampilan drumben SMP Negeri 4 Pangkalpinang dan tari sambut siswa SD Negeri 23 Pangkalpinang turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Hidayat menegaskan bahwa pembangunan SMP Negeri 11 bukan sekadar menghadirkan gedung sekolah baru. Lebih dari itu, pembangunan tersebut merupakan investasi pemerintah dalam menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas.

“Lebih dari itu, pembangunan sekolah adalah investasi untuk masa depan anak-anak kita,” kata Hidayat.

Menurutnya, keberadaan sekolah baru di kawasan Selindung diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang nyaman, berkualitas, dan mudah dijangkau.

Baca Juga  PT Timah Komitmen Mendukung Edukasi Sejarah di Bangka Belitung

Ia menekankan, pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas karena kemajuan daerah dan bangsa sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya.

“Pendidikan ini tidak bisa ditawar-tawar lagi. Bagaimana Indonesia maju dan bagaimana daerah maju, harus ada SDM yang andal, hebat, profesional, dan penuh etika,” tegasnya.

Hidayat juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang, jajaran perangkat daerah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam merealisasikan pembangunan USB SMP Negeri 11.

Pemprov Babel, kata dia, akan terus mendorong penguatan sektor pendidikan di Pangkalpinang. Selain SMP Negeri 11, Pemprov Babel sebelumnya juga telah memulai pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang serta mendorong peningkatan berbagai fasilitas pendidikan.

Namun, bertambahnya fasilitas pendidikan juga harus diimbangi dengan ketersediaan tenaga pendidik.

Hidayat mengakui masih terdapat kekurangan guru di sejumlah sekolah dan persoalan tersebut harus menjadi perhatian bersama pemerintah daerah.

“Kami mendengar curhat Pak Wali, memang ada kekurangan guru. Ini harus kita tingkatkan bersama,” ujarnya.

Baca Juga  Wali Kota Sampai Pj Gubernur Saksikan Pawai Baris Berbaris Kota Pangkalpinang

Pertumbuhan Penduduk Dorong Kebutuhan Sekolah Baru

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengatakan pembangunan SMP Negeri 11 dan rencana pembangunan SMP Negeri 12 merupakan respons pemerintah terhadap pertumbuhan penduduk dan semakin berkembangnya kawasan permukiman baru di Kota Pangkalpinang.

Ia menyebut pertumbuhan penduduk Pangkalpinang berada di kisaran 4 hingga 5 persen setiap tahun. Kondisi itu secara otomatis meningkatkan kebutuhan terhadap fasilitas pendidikan.

“Wilayah Selindung ini memang merupakan wilayah pengembangan baru. Kemudian, ada juga kawasan lain yang pertumbuhannya cukup pesat. Karena itu, memang ada kekurangan SMP,” kata Saparudin.

Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan pembangunan SMP Negeri 12 dapat dimulai pada tahun depan. Pemkot juga tengah memetakan kebutuhan pembangunan sekolah dasar baru di kawasan Kampak Tengah dan wilayah sekitarnya.

“Insyaallah, SMP 12 akan kami bangun tahun depan. Kami mohon dukungan Pak Gubernur. Kami juga masih memiliki kekurangan satu SD yang nantinya akan dibangun di wilayah yang membutuhkan,” ujarnya.

Saparudin mengapresiasi dukungan Pemprov Babel terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di Pangkalpinang. Salah satunya pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang yang menurutnya mendapat respons cepat dari pemerintah provinsi dan ditargetkan dapat dimanfaatkan secara optimal pada akhir 2027.

Baca Juga  Pj Gubernur Suganda Lepas Tim Voli Babel Berlaga di Kapolri Cup 2023

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan jajaran yang telah memenuhi kebutuhan pendidikan di Pangkalpinang,” katanya.

Jadi Jawaban atas Kebutuhan Warga Selindung

Dukungan juga disampaikan Camat Gabek, Yudi J. Putra. Menurutnya, pembangunan SMP Negeri 11 merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di kawasan Selindung yang terus berkembang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Bapak Wali Kota, dan Ibu Wakil Wali Kota atas respons terhadap kebutuhan masyarakat akan unit sekolah baru. Jelas ini sangat membantu masyarakat,” ujar Yudi.

Dengan dimulainya pembangunan SMP Negeri 11, masyarakat Selindung dan kawasan sekitarnya diharapkan tidak lagi menghadapi keterbatasan akses terhadap sekolah jenjang menengah pertama.

Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah jangka panjang pemerintah untuk memastikan pertumbuhan kawasan di Pangkalpinang berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan publik, khususnya pendidikan. (***)

Sumber: Biro Adpim Setda Babel