Indeks Inklusi Babel di Bawah Target, Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Masyarakat

PANGKALPINANG – Pengukuhan Serentak Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilakukan oleh Penjabat Gubernur Ridwan Djamaluddin di Ruang Pasirpadi, Kantor Gubernur, Rabu (9/10/1/22).

Ridwan mengatakan pentingnya aspek literasi atau pendidikan keuangan masyarakat. Maka
harus dilakukan sosialisasi secara masif tentang terbukanya akses perbankan.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inklusi keuangan hanya dapat dicapai dengan sinergi antara seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, maupun industri jasa keuangan.

“Inilah yang paling penting kita kejar sekarang. Akan tetapi, semua ini tidak dapat kita laksanakan sendiri. Yang paling baik adalah, semua kabupaten/kota dan provinsi bekerja bersama-sama karena kita harus menjangkau masyarakat yang praktis tersebar di banyak tempat,” jelasnya.

Pada saat yang sama, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumatera Bagian Selatan selaku Anggota Dewan Pengarah TPAKD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Untung Nugroho mengatakan TPAKD merupakan tim yang dibentuk berdasarkan Perpres tahun 2016 yang telah diperbarui tahun 2020. Tugasnya adalah, mengakselerasi percepatan akses keuangan di daerah.

Baca Juga  Tangkap Peluang Bisnis Pariwisata di Pulau Bangka, Batik Air Buka Rute Baru Jakarta - Pangkalpinang

“Jadi, akses keuangan ini adalah akses masyarakat kita dalam memanfaatkan produk-produk keuangan formal, seperti perbankan, Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), dan pasar modal. Tujuannya tidak lain agar masyarakat mudah mengakses kredit, tabungan, deposito dan lain sebagainya,” jelasnya.

Tim ini dikatakannya, melibatkan pemerintah daerah sebagai koordinator atau pimpinan di daerah dengan mengajak lembaga jasa keuangan yang ada di daerah dan stakeholder terkait lainnya.

Dengan kata lain, tim ini merupakan lintas instansi yang bekerja bersama untuk meningkatkan literasi keuangan.

Diketahui, indeks literasi keuangan di Bangka Belitung tercatat pada tahun 2019 hanya sebesar 35,7%, sementara nasional sudah mencapai 38,03%, dan ini menunjukkan bahwa Babel masih berada di bawah nasional.

Begitu juga dengan indeks inklusi, yang merupakan indeks penggunaan produk-produk jasa keuangan oleh masyarakat Bangka Belitung yang pada tahun 2019 baru mencapai 64,57%, sedang target pemerintah 75% dan capaian nasional 76,19%. Babel berada dibawah target dan dibawah nasional. Sedangkan target indeks literasi tahun 2024 adalah 50%, dan inklusi harus 90%.

Baca Juga  Tren Perceraian di Belitung Meningkat:  Erwandi A. Rani Berharap Warga Memperhatikan Fungsi Ketahanan Keluarga

Jika literasi meningkat, dirinya mengatakan bahwa masyarakat akan semakin paham akan produk-produk jasa keuangan, sehingga masyarakat dapat terhindar dari resiko pemanfaatan jasa keuangan yang tidak formal atau ilegal.

Selain itu, kemudahan akses akan membawa semakin banyak masyarakat Kep. Babel yang bisa akses kredit-kredit program yang disampaikan pemerintah, seperti KUR dan sebagainya.

“Tm ini menjadi penting dan sudah disampaikan oleh Bapak Gubernur untuk saling bekerja bersama meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, yakni penggunaan jasa keuangan di Bangka Belitung,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah 7 Kabupaten/Kota sebagai pengurus dan anggota Tim PAKD yang dikukuhkan Pj Gubernur Ridwan Djamaluddin di antaranya adalah :

Baca Juga  Gaduh Kabar Tangkapan Sabu di Perairan Muntok? BNNP dan Polisi Sebut Belum Tahu

1. Sekretaris Daerah Pangkalpinang: Ibu Radmida Dawam, SH MH

2. Sekretaris Daerah Bangka: diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bpk H. Muhtar, SH

3. Sekretaris Daerah Bangka Tengah: Bpk Drs. Sugianto, M.Si

4. Sekretaris Daerah Bangka Selatan: Bpk Eddy Supriadi, M.Pd

5. Sekretaris Daerah Bangka Barat: diwakili Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Bpk Drs. Ridwan, M.Si

6. Sekretaris Daerah Belitung: diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Administasi dan Keuangan Bpk Warsito S.Ag, S.AP

7. Sekretaris Daerah Belitung Timur: diwakili Asisten Administrasi Umum Bpk Haryoso, SH

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengukuhan, penyerahan KUR kepada Debitur Klaster Peternak Sapi oleh Bank Sumsel Babel kepada Jubairi, Maman, Dikam, Suyitno, dan Junaidi.

Lalu, penyerahan KUR kepada Debitur Klaster Nelayan Tangkap oleh BRI kepada, Bachtiar, Baharudin, Jamaludin, Sarifudin, dan Saibek. (*)

 

Tinggalkan Balasan