PANGKALPINANG – Sebanyak 291 calon jemaah haji tahun 1447 H/2026 asal Pangkalpinang resmi diberangkatkan dalam suasana haru dan penuh syukur. Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin di Masjid Kubah Timah, Kamis (30/5/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Prof. Udin menegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji adalah anugerah luar biasa. Ia mengingatkan, panjangnya antrean haji di Pangkalpinang—yang bisa mencapai 15 hingga 20 tahun—menjadi bukti bahwa tidak semua orang mendapatkan panggilan suci tersebut.
“Ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan panggilan langsung dari Allah SWT. Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin,” ujarnya di hadapan ratusan jemaah dan keluarga yang hadir.
Ia juga menekankan bahwa ibadah haji bukan hanya soal kekuatan fisik dalam menjalankan rangkaian ritual seperti tawaf dan sa’i, tetapi juga tentang perjalanan spiritual yang mendalam. Menurutnya, kualitas batin dan keikhlasan menjadi inti utama dari ibadah tersebut.
“Sepulang dari Tanah Suci, saya berharap para jemaah membawa perubahan. Menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih baik dalam bersikap—baik di keluarga maupun di lingkungan masyarakat,” tambahnya.
Tahun ini, jemaah haji Pangkalpinang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 7 dan kloter 9. Sebanyak 245 jemaah diberangkatkan lebih awal dalam kloter 7, sementara 46 jemaah lainnya akan menyusul di kloter 9.
Sebelum bertolak ke Madinah, seluruh jemaah dijadwalkan menjalani masa transit dan persiapan di Asrama Haji Provinsi. Momentum ini menjadi langkah awal dari perjalanan spiritual panjang yang diharapkan membawa perubahan besar dalam kehidupan para jemaah. (*)


