PANGKALPINANG – Suasana penuh haru dan kekhidmatan menyelimuti Masjid Raya Tua Tunu, Kelurahan Tua Tunu Indah, Minggu (19/4/2026), saat 27 calon jemaah haji 1447 Hijriah dilepas melalui acara walimatussafar yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin.
Di hadapan ratusan warga serta keluarga yang mengantar, Prof. Saparudin—yang akrab disapa Prof Udin—menyampaikan bahwa para calon jemaah haji adalah orang-orang pilihan yang mendapat panggilan istimewa dari Allah SWT, di tengah panjangnya antrean keberangkatan haji di Indonesia.

“Bapak dan Ibu adalah orang-orang yang beruntung. Tidak semua mendapatkan kesempatan ini. Ini adalah panggilan langsung dari Allah SWT,” ujarnya dengan penuh makna.
Acara tersebut turut dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari perwakilan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Forkopimda, camat, kepala KUA, kapolsek, lurah, tokoh agama, hingga masyarakat setempat yang ikut memberikan doa dan dukungan.
Dalam sambutannya, Prof Udin mengingatkan pentingnya menjaga niat dan keikhlasan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia juga menekankan agar para jemaah mempersiapkan diri secara optimal, baik fisik maupun mental, mengingat ibadah haji menuntut ketahanan serta kesabaran yang tinggi.

Tak hanya itu, ia juga menitipkan harapan agar para jemaah turut mendoakan Kota Pangkalpinang saat berada di Makkah dan Madinah. Menurutnya, doa dari Tanah Suci memiliki keutamaan yang luar biasa.
“Kami di tanah air akan terus mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran hingga kembali ke Pangkalpinang,” tambahnya.
Prof Udin juga berharap, sepulang dari Tanah Suci, para jemaah dapat meraih predikat haji mabrur dan mabrurah, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
Acara walimatussafar tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon perlindungan, kemudahan dalam beribadah, serta keselamatan bagi seluruh calon jemaah hingga kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan. (*)


