Gotong Royong Jumat Asri di Jembatan Gantung Kurang Maksimal

PANGKALPINANG –  Kegiatan gotong royong dalam program Jumat Asri yang digelar Pemerintah Kota Pangkalpinang di kawasan Jembatan Gantung, Kecamatan Gabek, Jumat (24/4/2026), menuai sorotan dari warga.

Aksi yang seharusnya difokuskan pada pembersihan lingkungan tersebut dinilai belum berjalan optimal. Minimnya kehadiran pimpinan serta dominasi aktivitas dokumentasi menjadi perhatian masyarakat.

Sejak pagi, sejumlah pegawai dari organisasi perangkat daerah (OPD) terlihat hadir di lokasi kegiatan. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, tidak semua peserta terlibat aktif dalam aksi bersih-bersih.

Sebagian peserta justru terlihat lebih sibuk mengambil foto dan membuat konten dokumentasi, baik secara individu maupun berkelompok, dibandingkan melakukan kerja nyata.

Baca Juga  Danrem 045/Gaya Ingatkan Prajurit Jangan Berpolitik

“Dari tadi banyak yang foto-foto, selfie terus. Yang benar-benar bersih-bersih cuma beberapa orang saja,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Fenomena tersebut tampak di sejumlah titik, terutama di area sekitar jembatan yang menjadi lokasi favorit untuk berfoto. Beberapa pegawai terlihat bergantian mengabadikan momen dengan berbagai pose, sementara proses pembersihan berjalan relatif lambat.

Di sisi lain, tidak tampak kehadiran pimpinan atau pejabat utama di lokasi kegiatan. Kondisi ini dinilai turut memengaruhi semangat kerja peserta, sehingga kegiatan terkesan berjalan tanpa pengawasan yang optimal.

Baca Juga  3.110 Kotak Suara Pemilu Kota Pangkalpinang Mulai Didistribusikan

Padahal, kawasan Jembatan Gantung merupakan salah satu titik yang membutuhkan perhatian serius dalam hal kebersihan. Sampah masih kerap menumpuk di area tersebut, meskipun telah dilengkapi dengan pengawasan CCTV.

Sejumlah petugas kebersihan tetap terlihat aktif bekerja, mulai dari mengangkut sampah hingga merapikan lingkungan sekitar. Namun, jumlah personel yang benar-benar bekerja dinilai tidak sebanding dengan total pegawai yang hadir.

Warga berharap kegiatan Jumat Asri tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi kebersihan lingkungan.

“Kalau bisa jangan cuma ramai di awal untuk selfie, tapi benar-benar dibersihkan sampai tuntas,” tambah warga tersebut.

Baca Juga  Disambut Pj Gubernur Safrizal, Jusuf Kalla Bakal Melantik Pengurus PMI Babel Periode 2024-2029

Masyarakat juga menilai perlunya evaluasi serta pengawasan yang lebih ketat dalam pelaksanaan kegiatan serupa ke depan. Kehadiran pimpinan dianggap penting untuk memberikan contoh sekaligus memastikan seluruh peserta berpartisipasi aktif.

Program Jumat Asri sendiri merupakan upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mendorong budaya gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*)