Kisah Keyla dan Tiara Mengejar Mimpi Lewat Program Seleksi Beasiswa PT Timah

BANGKA TENGAH — Harapan besar tengah tumbuh di hati ratusan pelajar di Bangka Belitung. Program beasiswa Pemali Boarding School yang digagas PT TIMAH (Persero) Tbk kembali membuka jalan bagi generasi muda berprestasi untuk meraih pendidikan berkualitas.

Memasuki tahap survei dan verifikasi lapangan, tim seleksi kini turun langsung mengunjungi para calon peserta di berbagai wilayah. Tahun ini, sebanyak 194 pelajar tercatat mendaftar sejak pembukaan pada 2 Maret hingga 10 April 2026.

Program unggulan ini memang menyasar pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu di wilayah lingkar tambang, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Baca Juga  PT Timah Tbk Dorong Transformasi Kepemimpinan Melalui TINS Executive Leadership Program

Salah satu peserta, Keyla Fatima, siswi kelas 9C dari SMP Negeri 2 Namang, mengaku termotivasi mengikuti seleksi setelah mendapat dorongan dari gurunya.

“Awalnya saya dapat informasi dari guru, lalu disarankan untuk mendaftar. Dari situ saya tertarik dan memutuskan ikut seleksi,” ujar Keyla.

Dengan prestasi akademik yang menonjol, Keyla bertekad memanfaatkan kesempatan ini untuk menggapai cita-citanya menjadi dokter. Ia pun mengaku siap menjalani kehidupan asrama jika dinyatakan lolos.

“Sudah siap, dan orang tua juga mendukung. Kalau belum berhasil, saya tetap semangat dan tidak putus asa,” tambahnya penuh optimisme.

Baca Juga  PT Timah Wujudkan Impian Komunitas Papaya di Bangka Selatan

Semangat serupa juga datang dari Tiara, siswi SMP Negeri 6 Sungai Selan. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, Tiara tetap gigih mengejar pendidikan yang lebih baik.

Ibunda Tiara, Jumaidah, mengungkapkan kondisi keluarga mereka yang sederhana. Sang ayah bekerja sebagai pengumpul barang rongsokan, sementara ia sendiri merupakan ibu rumah tangga.

“Kesempatan seperti ini sangat baik untuk anak kami. Apalagi dengan sistem asrama yang bisa membentuk kemandirian,” ujarnya.

Ia mengaku sempat khawatir soal biaya pendidikan. Namun setelah mengetahui seluruh kebutuhan ditanggung oleh PT Timah, kekhawatiran itu pun sirna. (*)

Baca Juga  HUT SMPN 6, Molen Terkesan Dengan Siswa Karena Ini