Gubernur Hidayat Arsani Buka Porseni Bhayangkara 2026

Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

PANGKALPINANG — Semangat kebersamaan dan kolaborasi terasa kuat saat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menghadiri pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Bhayangkara dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Sabtu (2/5/2026).

Bertempat di halaman Mapolda Babel, kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapolda Babel, Irjen Pol Viktor T. Sihombing, dan dihadiri unsur forkopimda, perangkat daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Polri sebagai fondasi menciptakan masyarakat yang aman dan sejahtera. Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Porseni sebagai wadah positif untuk memperkuat kebersamaan.

Baca Juga  Komisi II Bahas RAPBD 2022, Ini Kata Adet Mastur

“Ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi momentum mempererat persaudaraan, meningkatkan kesehatan, dan membangun semangat sportivitas,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing menyampaikan bahwa Porseni Bhayangkara merupakan bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjadikan momentum Hari Bhayangkara sebagai refleksi untuk meningkatkan profesionalitas dan kepercayaan publik.

“Kegiatan ini menjadi jembatan memperkuat sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan,” katanya.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan penyerahan hadiah kepada pemenang Kemala RUN 2026, penampilan tari bedincak, serta defile kontingen peserta. Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan aksi penebaran benih ikan oleh Gubernur dan Kapolda sebagai simbol kepedulian terhadap ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga  PT Bukit Asam Studi Tiru ke Museum Timah Pangkalpinang 

Dengan mengusung semangat sportivitas dan solidaritas, Porseni Bhayangkara 2026 diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memperkuat jalinan kebersamaan antara Polri, pemerintah, dan masyarakat. (*)

Sumber : Biro Adpim