MENTOK – Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung (Kejati Babel) siap melakukan pendampingan hukum bagi pemerintah daerah kabupaten dan kota di Bangka Belitung salah satunya Kabupaten Bangka Barat dalam kegiatan pembangunan daerah.
Hal itu ditegaskan Kepala Kejaksaan Tinggi Babel, Sila Haholongan saat menerima kunjungan silaturahmi para kepala daerah se-Babel dipimpin Gubernur Hidayat Arsani, Kamis (24/7/2025) pagi.
Kajati Sila Haholongan menyampaikan pihaknya membuka diri melakukan pendampingan hukum mengenai persoalan yang dihadapi pemda.
“Silakan ngirim surat minta pendapat kalau ada hal yang masih ragu-ragu. Jangan katanya-katanya,” tegas Kajati Sila di hadapan Gubernur Babel dan para bupati walikota, kemarin.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan bahwa membangun daerah tidak cukup hanya dengan program kerja, tapi juga harus dibarengi komitmen, integritas, serta keterlibatan semua unsur.
βDalam upaya membangun untuk masyarakat, kita harus libatkan semua pihak, termasuk kejaksaan, kepolisian dan TNI. Kita ingin pemerintahan yang transparan. Untuk itu, pengawasan harus melekat. Sinergi ini akan terus kita rawat bersama,β janji Gubernur Hidayat.
Usai mengunjungi Kajati Babel, gubernur dan para kepala daerah melakukan silaturahmi lanjutan ke Polda dan diterima Kapolda Irjen Pol Hendro Pandowo bersama para pejabat utama dan berakhir di Korem 045/Garuda Jaya yang diterima langsung Danrem, Brigjen TNI Safta Feryansyah dan staf.
Bupati Bangka Barat Markus yang turut hadir dalam kunjungan silaturahmi lintas institusi penegak hukum itu menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Babel yang telah memimpin dan memfasilitasi pertemuan ini untuk kepentingan pembangunan di daerah masing-masing.
Di hadapan Danrem Brigjen TNI Safta Feryansyah, Bupati Markus menyatakan kesiapan Pemda Bangka Barat dalam mewujudkan ketahanan pangan.
“Kita siap bersinergi wujudkan ketahanan pangan. Lahan yang tidak produktif untuk cetak sawah selama ini akan kita aktifkan kembali,” pungkas Markus. (π¦ππ)


