Kompol Indra: Kalau Ada yang Main Lagi, Kami Tarik Pontonnya

BELINYU – Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung mengklaim pasca penertiban Jumat (10/12/2022) diduga penambangan illegal tidak ada lagi di perairan Mengkubung, Teluk Kelabat Dalam, Belinyu, Kabupaten Bangka.

Melansir dariĀ kabarbangka.com hal ini berdasarkan dokumentasi yang diterima dari Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung. Namun ada beberapa ponton yang terparkir.

Direktur Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung melalui Kasubdit Gakkum Kompol Indra Feri Delimunte saat dikonfirmasi membenarkan hal itu.

“Iya tadi anggota sudah ke lapangan. Tidak ada ditemukan aktivitas penambangan di perairan Mengkubung,” tulis Kompol Indra, dalam pesan WhatsAppnya, Minggu siang (11/12/2022).

Indra menegaskan, pihaknya akan menarik unit ponton jika masih ada kegiatan penambangan di perairan tersebut.

Baca Juga  Percepat Pengerukan Alur Muara Air Kantung, Gubernur Erzaldi Tambah Alat Berat Excavator

“Kalau ada yang main lagi, kami tarik pontonnya,” ujarnya.

Terpisah, Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan saat dihubungi via pesan WhatsAppnya menyebutkan, Polres Bangka mendukung penertiban tambang ilegal di perairan Mengkubung dan sekitarnya.

“Polres Bangka mendukung penuh kegiatan penertiban dan penegakan hukum secara tegas oleh Direktorat Polaiud Polda Kepulauan Bangka Belitung. Sebagai langkah selanjutnya dari upaya preemtif dan preventif yg telah dilaksanakan Polres Bangka lebih dahulu sebelumnya,” kata AKBP Indra.

Sebagai upaya lainnya kata Indra, Polres Bangka juga sudah melakukan beberapa tindakan sebelumnya guna menjaga kondusifitas. Termasuk mempertemukan kedua belah pihak yaitu penambang dan nelayan.

“Sudah, kita sudah lakukan upaya lainnya seperti pertemuan antara penambang dan nelayan. Kita tampung semua aspirasi mereka dan memberikan solusi terbaik,” ujarnya.

Baca Juga  Forum Pemuda Mapur dan PT GPL Gotong Royong Perbaiki Jalan Berlubang

Sebelumnya, melansirĀ suarabangka.com Ponton Isap Produksi (PIP) dengan bendera bewarna biru diduga masih beroperasi di dekat perairan Mengkubung dan Pulau Dante Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Sabtu pagi (10/12/2022).

Dari informasi yang dihimpun di lokasi tampak sekitar 50 ponton diduga masih melakukan aktivitas penambangan meskipun telah ada Instruksi dari Polairud Polda Babel untuk menarik ponton dari lokasi.

“Masih ada yang beroperasi bang, ada sekitar 50 ponton, bendera warna biru,”ujar Eko, nelayan Teluk Kelabat Dalam, Minggu pagi (10/12/2022).

Sebelumnya Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung menertibkan aktivitas penambangan timah diduga ilegal di perairan Mengkubung dan perairan Pulau Dante, Belinyu, Kabupaten Bangka, Jumat (9/12/2022).

Baca Juga  Pj Gubernur Safrizal Masifkan Gerakan Semarak Babel di SPN Lubuk Bunter

Dalam penertiban di kedua perairan ini Tim yang diipimpin oleh AKP Suhairi, Kasubagbin Ops Ditpolairud menggunakan Kapal Patroli Dit Polairud yang ada di Pangkalan Sandar Belinyu.

“Di lokasi masih ditemukan sejumlah tambang ilegal yang beroperasi. Kemudian para penambang perairan Mengkubung dan perairan Pulau Dante dikumpulkan dan diberikan peringatan untuk segera menarik ponton-ponton tersebut,” kata Direktur Ditpolairud Polda Bangka Belitung Kombes Pol Agus Tri Waluyo, dalam keterangan resmi.

“Sudah berulang-ulang dilakukan penertiban bahkan penegakan hukum juga sering dilakukan namun tidak ada jeranya,” sambung Agus. (*)

Tinggalkan Balasan