MENTOK – Bupati Bangka Barat Markus resmi melantik sebanyak 97 orang pejabat struktural terdiri dari 73 pejabat administrator dan 24 orang pengawas di Lingkungan Pemkab Bangka Barat, Senin (5/1/2026).
Markus menjelaskan dari jumlah pejabat yang dilantik tersebut, terdapat lebih dari 60 orang mendapatkan promosi jabatan baik sebagai administrator maupun pengawas.
Meski begitu, dia menduga masih ada pejabat yang tampak tak happy saat dilantik hari ini.
“Tadi saat pengambilan sumpah saya perhatikan, ada yang mulutnya tidak ngucap sama sekali. Tidak happy kelihatan, saya catat itu. Artinya, kita beranggapan ada yang tidak menerima jabatan ini, ada yang tidak rela. Saya katakan kalau tidak berkenan silakan mengundurkan diri,” tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Bangka Barat ini.
Markus lantas meminta para pejabat administrator dan pengawas yang telah dilantik untuk bekerja cepat, adaptif, inovatif sehingga bisa memenuhi tuntutan publik terkait kualitas layanan di Bumi Sejiran Setason.
Markus membuka opsi untuk melakukan evaluasi kinerja bagi yang bekerja setengah hati untuk seluruh pejabat struktural tanpa terkecuali.
“Saya sampaikan jabatan bukanlah hak tapi amanah yang diberikan secara gratis. Saya harap pelantikan ini bisa menambah semangat. Jangan jadi lemas, saya akan lihat di akhir tahun, nanti kita evaluasi. Apalagi eselon III dan IV, lebih gampang. Tak perlu pakai Pansel seperti eselon II,” ujar Markus.
Bagi Bupati Markus, rotasi dan mutasi merupakan hal biasa. “Jangan ada yang merasa karena enak di bidang tertentu sehingga saat dipindahkan kesannya tidak suka,” tegasnya.
Selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), Markus memastikan mekanisme rotasi dan mutasi yang bergulir di Bangka Barat sudah sesuai regulasi.
“BKN pasti tidak akan gampang mengeluarkan rekomendasi. Maka kita menunggu rekomendasi BKN. Karena kita yakin kalau sudah sesuai akan keluar, dan akhirnya kan keluar rekomendasi BKN. Artinya pelantikan hari ini sah,” pungkasnya. (***)

