Pemkab Bangka Barat Salurkan Ratusan Paket Bantuan Susu Bagi Balita dan Bumil Kurang Gizi

MENTOK – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat di bawah kepemimpinan Bupati Markus menunjukkan komitmen kuat untuk melakukan percepatan pencegahan dan penurunan stunting di wilayah itu sejak dini.

Salah satunya dengan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada ratusan ibu hamil dan balita dengan kondisi kurang energi kronis (KEK) dan resiko KEK se-Bangka Barat.

Bupati Bangka Barat Markus menjelaskan persoalan ibu hamil dan balita dengan masalah gizi menjadi atensi serius yang butuh intervensi.

Sebab, menurut Markus, memastikan ibu hamil sehat sangat penting guna mencegah stunting. Termasuk memerhatikan soal gizi dan menjalani pemeriksaan rutin.

Baca Juga  Paham Radikalisme dapat Memecah Persatuan dan Kesatuan Bangsa

“Nutrisi yang cukup dan seimbang sejak masa kehamilan akan menentukan tumbuh kembang serta kesehatan anak yang dilahirkan nantinya,” kata Markus.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Barat, Muhammad Sapi’i Rangkuti menjelaskan PMT berupa susu untuk bumil dan balita KEK sebagai bentuk perhatian khusus Pemda Bangka Barat dalam memenuhi asupan gizi bumil dan balita.

“Tujuannya menjaga kesehatan bumil, mencegah kematian neonatus dan mencegah lahir bayi stunting dan endingnya kita harapkan para bumil tersebut melahirkan anak yang tidak masuk kategori stunting,” kata Rangkuti.

Baca Juga  Kampung Ulu dan Ciulong Rawan Banjir 

Dia menyampaikan program PMT ini ke depan akan dinaikkan lagi anggaran sehingga dapat memenuhi kebutuhan ibu hamil yang bermasalah dengan gizi sampai dengan enam bulan.

Untuk diketahui, berdasarkan data Dinas Kesehatan Bangka Barat, jumlah balita dengan masalah gizi se-Bangka Barat yang dibantu sebanyak 120 orang terdiri dari Puskesmas Mentok 10 orang, Kecamatan Simpang Teritip 25 orang, Kecamatan Kelapa 15 orang, Kecamatan Jebus 15 orang, Puskesmas Tempilang 15 orang, Puskesmas Puput 10 orang, Puskesmas Sekarbiru 10 orang dan Kundi 20 orang.

Baca Juga  Edukasi Soal Tumbuh Kembang Anak, Istri IKT Mentok Gelar Seminar Parenting 

Sementara bantuan bagi ibu hamil dengan Kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) dan resiko KEK se-Bangka Barat sebanyak 206 orang terdiri dari Mentok 29 orang, Simpang Teritip 64 orang, Kundi 14 orang, Kelapa 40, Jebus 15 orang, Puput 14 orang, Sekarbiru 10 orang dan Tempilang 20 orang. (SHL)