PANGKALPINANG – Gubernur Hidayat Arsani menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui sinkronisasi program bersama pemerintah kabupaten dan kota se-Babel.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat pemerataan layanan pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjawab tantangan pendidikan di era modern dan digital.
Menurut Hidayat Arsani, seluruh program pendidikan yang dijalankan Pemprov Babel maupun pemerintah kabupaten/kota memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan mutu pendidikan.
“Semua program pendidikan yang kita susun dan jalankan sudah mengarah kepada kepentingan masyarakat. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas pendidikan serta menciptakan sumber daya manusia yang unggul di Bangka Belitung,” ujarnya.
Berbagai program strategis terus disinergikan, mulai dari penyusunan rencana kerja pendidikan tahun 2027, penguatan layanan pendidikan inklusi, peningkatan Harapan Lama Sekolah dan Rata-Rata Lama Sekolah, penanganan anak tidak sekolah, hingga optimalisasi pembelajaran berbasis teknologi.
Selain itu, Pemprov Babel juga mendukung penguatan pendidikan khusus melalui pelatihan guru SLB, persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, pelaksanaan asesmen nasional, hingga pembangunan sekolah baru seperti SLBN 1 Kelapa dan SMA Negeri 5 Pangkalpinang.
Dukungan terhadap pendidikan tinggi juga dilakukan melalui kerja sama antara Pemprov Babel dengan Universitas Terbuka guna memperluas akses informasi pendidikan tinggi bagi generasi muda di daerah.
Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong penguatan literasi dan budaya bahasa melalui peresmian kantor bahasa, serta mendukung berbagai ajang pengembangan prestasi siswa seperti FLS3N dan LKS tingkat provinsi.
Hidayat Arsani mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi demi menciptakan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah Bangka Belitung.
“Kita ingin ada kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, sekolah, dan seluruh stakeholder pendidikan sehingga mutu pendidikan di Bangka Belitung semakin meningkat,” katanya.
Melalui sinergi dan sinkronisasi program yang berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung optimistis sektor pendidikan akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. (*)
Sumber : Biro Adpim



