Polemik Gubernur-Wagub Babel Bikin Resah

PANGKALPINANG – Keretakan hubungan antara Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang berkepanjangan menimbulkan kekhawatiran di berbagai kalangan.

Wakil Ketua DPRD Babel Fraksi Nasdem, Edi Nasapta, mengungkapkan keresahan tersebut mulai terasa di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Dampak pertama sekarang sudah mulai dirasakan, jadi para birokrat dan lain sebagainya termasuk DPRD sendiri ada keresahan, ada keresahan walaupun mereka dak ngomong pasti resah, resah dan gelisah,”ujar Politikus Partai Nasdem Dapil Belitung ini.

Ia menjelaskan, keresahan muncul karena para ASN bimbang untuk mengikuti arahan siapa di antara kedua pimpinan eksekutif tersebut.

Baca Juga  Perlu Solusi Atasi Banjir di Kompleks Perumahan Pangkalpinang

”Wakil Gubernur punya tugas dan fungsi untuk dikerjakan tapi orang mau ngikut Wakil Gubernur kelak dimarah sama bos e, ya misalnya begitukan, ini hanya misal berarti kan timbul keresahan itukan dampaknya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Edi khawatir kisruh ini akan membuat Babel menjadi sorotan pemerintah pusat.

“Nanti kita dianggap pusat, daerah kita ini gak stabilkan, masa pucuk pimpinan berantem,” tuturnya.

Yang lebih dikhawatirkan lagi adalah potensi konflik horizontal, karena masing-masing pihak memiliki pendukung dan merasa benar.

“Kalau terjadi konflik horizontal akan besar urusannya, ini sekarang sudah timbul seolah-olah ada bahasa Belitung mau pisahlah segala macem hanya gara-gara hal itu,”beber Edi dengan nada sesal.

Baca Juga  Wawako Lepas Fun Run 2025, Dorong Generasi Muda Hidup Sehat dan Aktif

Oleh karena itu, Edi berharap kedua belah pihak dapat menyelesaikan masalah ini dengan duduk bersama.

“Terus yang lebih dak bagus agik, investasi takutlah masuk, ini kita minta kesadar dari kedua belah pihak, ngobrolah apa sih masalah e, kami tidak mau masuk dalam wilayah mereka sebetulnya tapi kalau memang terpaksa saya akan memprakarsai untuk mengobrol sama pimpinan lain untuk mulai masuk sebagai pihak penengah,” tegasnya.

Ia berharap masalah ini dapat segera selesai agar Babel dapat fokus pada pembangunan daerah.

Baca Juga  Clear Dana Mengendap Rp2,1 T, Dayat: Hanya Kesalahan Administrasi

“Semoga selesai dengan baik dan tidak melulu kita ini hanya mengurus hal-hal seperti ini, banyak hal lain yang sudah menganga di depan yang harus kita benahi bersama eksekutif dan legislatif,”pungkas Edi Nasapta.

Sebagaimana diketahui pada Pilkada Provinsi Bangka Belitung 2024 lalu, Pasangan nomor urut 2 Hidayat Arsani-Hellyana unggul tipis dengan dari pasangan nomor urut 1 Erzaldi Rosman-Yuri

Paslon nomor urut 1 memperoleh suara sah sebanyak 290.548. Sedangkan, paslon nomor urut 2 mendapat 299.591 suara. (***)