PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) resmi menutup Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Kota Tahun 2026, Jumat (24/4/2026), di Stadion Depati Amir.
Penutupan kegiatan diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Pangkalpinang, Yansyah Tri Darmawan Putra. Ia menyampaikan bahwa Wali Kota Pangkalpinang berhalangan hadir karena agenda mendadak, sementara Wakil Wali Kota tengah menjalankan tugas dinas di luar kota.

“Penutupan ini tetap kita laksanakan tanpa mengurangi makna dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama empat hari,” ujar Yansyah saat membacakan sambutan Wali Kota.
Ia mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan POPDA 2026. Menurutnya, ajang ini bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga sarana penting dalam pembinaan karakter pelajar.

“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh sikap saling menghargai, menjunjung solidaritas, dan memperkuat toleransi di antara peserta,” katanya.
Lebih lanjut, POPDA disebut sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional melalui Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), sekaligus wadah menyalurkan minat dan bakat pelajar di bidang olahraga.

Sebanyak 1.362 atlet pelajar ambil bagian dalam ajang yang berlangsung selama empat hari ini. Selain penutupan, panitia juga mengumumkan para juara umum dari berbagai jenjang pendidikan SMA/SMK.
MAN 1 Pangkalpinang berhasil meraih juara umum pertama dengan 2 medali emas dan 1 perak. Posisi kedua ditempati SMK Santo Yosef Pangkalpinang dan SMK Bakti Pangkalpinang, sementara posisi ketiga diraih SMA Negeri 4 Pangkalpinang dan SMA Muhammadiyah Pangkalpinang.

Di tingkat SMP, juara umum pertama diraih SMP Negeri 8 Pangkalpinang dan SMP Santo Theresia Pangkalpinang. Posisi kedua ditempati MTS Negeri Pangkalpinang dan SMP Negeri 2 Pangkalpinang, sedangkan juara ketiga diraih SMP Negeri 5 Pangkalpinang dan SMP Negeri 6 Pangkalpinang.
Yansyah juga memberikan motivasi kepada seluruh atlet. Ia mengingatkan agar para peraih prestasi tidak cepat puas, sementara yang belum berhasil diminta tetap semangat dan terus berlatih.

Dengan berakhirnya POPDA 2026, diharapkan ajang ini menjadi momentum lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Pangkalpinang di tingkat nasional hingga internasional. (*)


