Sarang Madu Kelulut Mitra Binaan PT Timah Tbk Kian Banyak

KUNDUR – Madu Kelulut memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti mencegah infeksi dan mencegah penyakit kronis serta manfaat lainnya. Tak heran madu kelulut banyak dicari masyarakat.

Menyadari banyaknya manfaat madu kelulut dan juga potensi untuk membudidayakan madu kelulut yang bisa dilakukan di daerahnya membuat Amir warga Dusun Mengkuse Desa Sawang Selatan, Kecamatan Kundur Barat mencoba peruntungan menjadi pembudidaya lebih yang menghasilkan madu kelulut.

Amir menceritakan di Dusun mereka masih memiliki hutan alami dengan berbagai macam tumbuhan yang bisa menjadi tempat untuk membudidayakan lebah untuk menghasilkan madu kelulut.

Semula, Amir dan keluarganya hanya mengkonsumsi madu kelulut untuk kebutuhan keluarga saja. Namun, setelah mengetahui banyak manfaat dari madu kelulut dan permintaan masyarakat yang cukup tinggi, dirinya mulai mengembangkan usaha budidaya madu kelulut.

Baca Juga  Dirut PLN Pastikan Listrik Aman dan Andal Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2024

Hingga akhirnya mereka memasarkan produk madu kelulut dengan brand Madu Kelulut Bukit Indah. Amir menceritakan, dirinya sempat kesulitan modal untuk mengembangkan usaha seperti menambah sarang madu padahal permintaan konsumen cukup banyak.

“Awalnya kami hanya untuk konsumsi sendiri saja, tapi banyak peminat karena madu ini kan manfaatnya banyak untuk kesehatan. Akhirnya saya berpikir untuk menambah sarang madu tapi terkendala modal waktu itu,” katanya Amir beberapa waktu lalu.

Namun, tak lama dirinya mendengarkan informasi tentang program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Timah Tbk. Sehingga Ia memanfaatkan program ini untuk menambah modal usahanya.

Baca Juga  Museum Timah Indonesia Mentok Kerap Diserbu Pelajar, Jadi Wadah Edukasi Sejarah Jejak Pertimahan

“Setelah mendapatkan informasi tentang program PT Timah untuk penambahan modal usaha, saya berusaha untuk segera melengkapi berkas persyaratannya, karena menurut saya program ini sangat menarik,” katanya.

Modal yang diterima ini digunakannya untuk menambah jumlah sarang madu kelulutnya dan pengadaan botol yang didatangkan dari Batam.

Sebelum pandemi covid -19 melumpuhkan ekonomi masyarakat, madu kelulut Amir memiliki banyak pelanggan baik lokal maupun luar, sehingga kadang tak mampu untuk memenuhi permintaan konsumen.

“Pandemi covid -19 melanda usaha saya juga terkena dampak karena selain melemahnya daya beli masyarakat juga ditutupnya beberapa jalur transportasi laut sehingga barang tidak dapat dijual keluar,” katanya.

Baca Juga  Taman Sari Sungailiat, Aset PT TIMAH yang Bertransformasi Jadi Ruang Publik Sehat

Diakuinya dalam menjalani usaha ini, banyak juga kendala yang dialaminya seperti naiknya harga barang dan biaya transportasi.

Ia berharap, program PUMK PT Timah Tbk dapat terus berlanjut sehingga bisa membantu para pelaku UMKM seperti mereka untuk bisa mengembangkan usaha.

“Harap saya semoga program PUMK PT Timah dapat terus bergulir agar dapat membantu masyarakat khusus nya para pelaku usaha kecil yang ingin mengembangkan usahanya, karena saya sudah merasakan sendiri manfaat serta beberapa keringanan dari program tersebut,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan