PANGKALPINANG – Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Kota Pangkalpinang, Defrizal, merasa berbahagia dan bersyukur. Karena selama 27 tahun Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Kota Pangkalpinang berdiri, baru pertama kalinya didatangi oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang.
Demikian diungkapkan Kepala SMP Negeri 10 Pangkalpinang, Defrizal, dalam sambutannya menjelang peluncuran aplikasi STIMULUS dan pelepasan Kelas IX, Selasa (2/6/2026).
“Kami merasa berbahagia dan bersyukur didatangi oleh Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota yang luar biasa. Semoga Bapak dan Ibu selama dalam pemerintahannya diberi keselamatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ucapnya.
Defizal mengungkapkan, kegiatan hari ini adalah peluncuran aplikasi STIMULUS, sebuah aplikasi Sistem Informasi Kelulusan untuk tahun pelajaran 2025-2026.
“Lalu juga ada festival budaya nusantara dan juga ada pelepasan siswa Kelas IX tahun pelajaran 2025-2026. Tahun ini siswa yang tamat sebanyak 6 kelas yang berjumlah 189 orang,” ungkapnya.
“Alhamdulillah, untuk TKA yang kemarin bahasa Indonesia mencapai nilai 9, untuk matematikanya baru mencapai angka 7. Insya Allah kita akan berusaha untuk meningkatkan untuk menjadi yang lebih baik,” imbuhnya.
Defrizal menuturkan, SMP Negeri 10 Pangkalpinang merupakan sekolah budaya. Tujuannya untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia.
“Latar belakang kami menjadikan sekolah ini menjadi sekolah budaya, karena sekolah kita ini terdiri dari siswa beranekaragam. Harapan kami adalah anak-kita kita mencintai budaya negerinya sendiri,” tuturnya.
Defrizal mengucapkan terima kasih banyak kepada orang tua siswa yang sudah berkenan hadir.
Ia berharap anak-anak yang lulus dari SMP Negeri 10 Pangkalpinang dapat terus berprestasi, menunjukkan bakat dan minatnya di sekolah yang lebih tinggi.
“Jangan hanya sampai berhenti hanya sampai di level SMP. Harapan kami, gapailah cita-cita setinggi langit, tapi rendahkan hatimu bagaikan mutiara di dasar lautan. (KBC)

