Silpa Capai Rp78,06 Miliar, Algafry Minta Percepat Lelang

KOBA – Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyebutkan adanya dana Silpa biasanya untuk anggaran yang sifatnya antisipasi atau untuk dana yang peruntukannya sudah jelas.

Hal ini dikatakan Algafry kepada suarabangka.com, Sabtu petang/29/1/2022, menanggapi berita suarabangka.com sebelumnya terkait dana  Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2021 sebesar Rp78,06 miliar.

Sedangkan untuk anggaran rutin, kata Algafry, biasanya akan terserap lebih tinggi. Namun sebaliknya anggaran yang sifatnya antisipasi atau dana memang peruntukannya sudah jelas, ada kemungkinan tidak terserap tinggi.

Baca Juga  JMSI Babel Tawarkan Program Peningkatan SDM dan Potensi Desa pada Pemkab Bangka Tengah

“Contoh dana penanganan covid, kalau sudah landai, sudah berkurang, otomatis anggaran tidak terserap,” ujar Algafry.

“Kedepan kita akan tetap berupaya penyerapan anggaran sebaik mungkin, dengan lebih awal penelusuran kegiatan-kegiatan yang memang menjadi prioritas. Terutama anggaran-anggaran untuk kesejahteraan masyarakat, termasuk dana desa,” sambungnya.

Selain itu, yang tak kalah penting, Algafry menyebutkan kegiatan pelelangan harus dilakukan di awal.

“Saya sudah minta percepatan pelelangan kegiatan biar lebih awal dilaksanakan,” tandas Algafry.

Dilansir suarabangka.com, Sabtu/29/1/2022, Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belutung, Jumat/29/1/2022, merilis Silpa Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2021 sebesar Rp78,06 miliar. (fh)

Baca Juga  Program Class on Industry Studi Ekonomi UBB, Mahasiswa Pelajari Budaya Nelayan

Tinggalkan Balasan