JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia mengalami kerugian yang sistemik akibat ulah para koruptor penambangan timah ilegal. Dimana hal itu, membuat ratusan triliun uang negara hilang setiap tahun.
Sebagai contoh, di Bangka Belitung yang cukup lama menjadi pusat tambang timah terkemuka di dunia. Bahkan terdapat 1.000 tambang ilegal di Bangka Belitung.
“Selama ini, hampir 80 persen hasil timah diselundupkan, 80 persen kita, kita tutup, dan penyelundupan macam-macam, ada yang pakai kapal, ada yang pakai Ferry, sekarang tutup tidak bisa keluar, sampai kapanpun tidak bisa keluar,”ungkap Presiden Prabowo.
Untuk mengatasi kebocoran tersebut, mulai tanggal 1 September 2025 kemarin Presiden Prabowo telah memerintahkan TNI, Polri, Bea Cukai bikin operasi besar-besaran di Babel.
“Kita perkirakan September, Oktober, November, Desember, bisa selamatkan Rp22 triliun. Tahun depan kita perkirakan kita bisa selamatkan Rp 45 triliun,”jelasnya. (**)
Sumber: CNBC INDONESIA


