PANGKALPINANG – Momentum pembukaan rute penerbangan langsung Batam–Pangkalpinang oleh Wings Air menjadi angin segar bagi sektor pariwisata dan perekonomian di wilayah kepulauan. Kehadiran jalur udara baru tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Festival Pasir Padi 7 yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di Pantai Pasir Padi.
Rute Batam–Pangkalpinang pulang-pergi (PP) diharapkan mampu memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pengembangan sektor wisata, perdagangan, investasi, dan ekonomi kreatif di wilayah Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau.
Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan penerbangan langsung tersebut hadir untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, pelaku usaha, maupun wisatawan yang selama ini membutuhkan akses perjalanan yang lebih cepat dan efisien.
“Rute ini tidak hanya menghubungkan Batam dan Pangkalpinang, tetapi juga membuka akses ke berbagai kota lain melalui jaringan penerbangan yang terintegrasi,” ujarnya.
Penerbangan Batam–Pangkalpinang dilayani tiga kali dalam sepekan setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu dengan nomor penerbangan IW-2277. Sementara penerbangan Pangkalpinang–Batam beroperasi setiap Rabu, Jumat, dan Minggu melalui nomor penerbangan IW-2276.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Depati Amir, Muhammad Syahril, mengungkapkan penerbangan perdana dari Batam ke Pangkalpinang berhasil membawa 61 penumpang. Bahkan penerbangan perdana dari Pangkalpinang menuju Batam pada keesokan harinya tercatat terisi penuh dengan 72 penumpang.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi sinyal positif bahwa rute baru ini memiliki prospek besar dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata kedua daerah.
Fstival Pasir Padi 7 Semarakkan Wisata Budaya Pesisir
Di saat yang sama, ribuan warga dan wisatawan memadati kawasan Pantai Pasir Padi untuk menyaksikan pembukaan Festival Pasir Padi 7. Hamparan pasir putih yang menjadi ikon wisata Pangkalpinang berubah menjadi panggung besar budaya yang menampilkan keberagaman tradisi masyarakat pesisir Bangka Belitung.
Festival dibuka dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, mulai dari pencak silat, tari kreasi pelajar, kuda lumping, reog, barongsai, Tarian Nunduh Bacang, teater rakyat hingga Tarian Air Bangka yang memukau para pengunjung.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan Festival Pasir Padi tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi juga wadah untuk memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata.
Menurutnya, pelaksanaan festival yang bertepatan dengan perayaan Peh Cun menjadi momentum penting untuk memperkenalkan tradisi khas Bangka Belitung kepada wisatawan, termasuk tradisi menegakkan telur yang selama ini menjadi daya tarik tersendiri.
“Festival ini menunjukkan harmoni masyarakat Pangkalpinang. Budaya Melayu, Tionghoa, dan Jawa berpadu dalam semangat persatuan dan kebersamaan,” katanya.
Dorong Kunjungan Wisatawan
Mengusung tema pelestarian budaya pesisir dan kebangkitan ekonomi kreatif, Festival Pasir Padi 7 menghadirkan berbagai agenda menarik seperti color run, lomba layang-layang hias, bazar UMKM, hingga pertunjukan seni budaya yang melibatkan komunitas lokal.
Kehadiran penerbangan langsung Batam–Pangkalpinang dinilai menjadi faktor pendukung penting dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara selama festival berlangsung. Akses transportasi yang semakin mudah diyakini akan memperluas pasar wisata Bangka Belitung sekaligus memperkuat posisi Pangkalpinang sebagai destinasi wisata budaya dan bahari unggulan di Indonesia.
Sinergi antara peningkatan konektivitas udara dan penyelenggaraan festival budaya ini menjadi bukti bahwa sektor transportasi dan pariwisata dapat berjalan beriringan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui Festival Pasir Padi 7, Pangkalpinang kembali menunjukkan pesonanya sebagai kota yang kaya budaya, ramah wisatawan, dan memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai destinasi unggulan nasional. (wah)

