Askolani Jemput Bola ke Kemenhub, Dorong Dermaga Internasional dan Bio Avtur Berbasis Kelapa

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus tancap gas mendorong pembangunan strategis yang diyakini mampu mengungkit ekonomi daerah. Bupati Banyuasin, Askolani, melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terkait pembangunan Dermaga Internasional Tanjung Carat serta proyek pabrik bio avtur.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang holding Kemenhub, Kamis (16/4), Askolani disambut langsung oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. Pertemuan ini juga dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Banyuasin, di antaranya Kepala Bappeda Litbang Rini Pratiwi, Plt Kadishub Zakirin, Kepala Dinas PUPR Mohd. Riyan A.S, serta Kepala DPMPTSP Rayan Noerdinsyah. Turut hadir pula pihak dari PT Green Power Palembang.

Baca Juga  Banyuasin Optimalkan Ketahanan Pangan

Askolani menegaskan, pembangunan Dermaga Internasional Tanjung Carat menjadi salah satu proyek prioritas yang diyakini mampu memperkuat konektivitas logistik sekaligus meningkatkan daya saing komoditas lokal.

“Kami optimistis proyek ini akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Banyuasin, membuka peluang investasi, dan menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.

Tak hanya itu, pembahasan juga mengerucut pada pengembangan pabrik bio avtur berbasis kelapa yang sebelumnya telah memasuki tahap groundbreaking. Proyek ini dinilai sebagai langkah konkret menuju transisi energi bersih di sektor penerbangan.

Baca Juga  Apel Gabungan, Bupati Banyuasin Tekankan ASN Harus Disiplin

Kerja sama dengan PT Green Power Palembang disebut menjadi kunci dalam mendorong inovasi energi terbarukan tersebut. Bio avtur berbahan dasar kelapa dinilai memiliki prospek besar, tidak hanya untuk mendukung industri penerbangan ramah lingkungan, tetapi juga membuka rantai ekonomi baru berbasis potensi lokal masyarakat Banyuasin. (*)