PALEMBANG — Kabupaten Banyuasin semakin menegaskan posisinya sebagai pintu gerbang arus ekspor dan impor di Sumatera Selatan. Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., menghadiri Project Launching Pelabuhan Internasional Tanjung Carat Banyuasin yang digelar di Griya Agung Palembang, Kamis (9/4).
Pelabuhan internasional ini dijadwalkan mulai dibangun pada awal 2027, dan akan menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem logistik serta konektivitas wilayah di Sumatera Selatan.
Hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., jajaran Forkopimda, dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan pemerintah daerah.
Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., menekankan bahwa pembangunan pelabuhan ini merupakan cita-cita besar para pemimpin terdahulu.
Menurutnya, kapasitas pelabuhan yang ada saat ini sudah terbatas sehingga kehadiran Tanjung Carat menjadi terobosan penting untuk memperlancar distribusi komoditas unggulan seperti kopi, karet, dan kelapa sawit.
“Ini mimpi pemimpin terdahulu yang kini mulai terealisasi. Launching ini menjadi bukti nyata kerja keras kita bersama,” ujar Herman Deru.
Sementara itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menegaskan bahwa proyek ini adalah proyek strategis nasional, yang akan terintegrasi dengan pembangunan jalan tol Palembang–Tanjung Carat dan jalur rel kereta api dari Muara Enim menuju pelabuhan.
“Integrasi ini diharapkan memperkuat konektivitas logistik dan meningkatkan daya saing daerah,”ujarnya.
Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, menyatakan dukungan penuh terhadap proyek ini. Ia optimistis pelabuhan internasional tersebut akan menjadi motor penggerak ekonomi baru, membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
“Pemerintah Kabupaten Banyuasin siap mendukung percepatan pembangunan Pelabuhan Internasional Tanjung Carat. Kehadirannya akan memperkuat posisi Banyuasin sebagai kawasan strategis di Sumatera Selatan,” tegasnya.
Peluncuran ini juga dihadiri pejabat nasional lain, antara lain Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, dan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, bersama jajaran Forkopimda Sumatera Selatan. (***)
Sumber : diskominfo


