MENTOK – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat resmi mengumumkan hasil penilaian akhir 3 peserta terbaik berdasarkan urutan abjad yang telah mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon IIb di daerah itu, pekan lalu.
Terkait hal tersebut, Bupati Bangka Barat Markus meminta para aparatur sipil negara (ASN) di daerah setempat agar bekerja profesional dan menghindari lobi-lobi politik demi mendapatkan jabatan di pemerintahan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bangka Barat itu menegaskan upaya lobi-lobi yang dilakukan ASN lewat siapapun tidak mempan baginya.
“Saya sampaikan jangan ada lobi-lobi, jangan percaya kiri kanan. Sebab Pak Markus tidak bisa dilobi masalah begituan, gak mempan,” kata Markus dalam arahan saat jadi Pembina Apel Mingguan, Senin (15/12/2025).
Markus memastikan 3 peserta terbaik yang telah diumumkan dan direncanakan dilantik akhir tahun ini murni berdasarkan penilaian Pansel setelah melewati beberapa tahapan seleksi.
“Lelang jabatan ini kita lakukan terbuka. Bupati tidak pernah intervensi Pansel. Tiga orang itu disampaikan ke saya untuk kemudian dipilih yang terbaik. Itu sudah ranahnya kewenangan mutlak bupati menentukan siapa yang akan menduduki jabatan eselon II. Kalau tidak masuk 3 besar jangan salahkan bupati,”tegasnya.
“Coba introspeksi diri, kenapa tidak lulus. Mungkin kemampuan belum sampai ke situ. Karena sebelum dipilih peringkat tiga terbaik ada tahap assessment, wawancara dan penulisan makalah,” ujar sambung Markus.
Dia menjelaskan alasan penundaan pelantikan selama ini murni dikarenakan belum turunnya Pertek dari BKN. (SHL)

