PANGKALPINANG – Harga daging ayam potong di Kota Pangkalpinang, kini turun. Pengusa diminta tidak menaikkan harga sepihak.
Turunnya harga tersebut setelah dilaksanakan rapat koordinasi Tim Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan para pengusaha ayam di Lantai III, Kantor Gubernur Babel, Jumat, pekan lalu.
Hasilnya harga daging ayam turun menjadi, mulai dari Rp 27.000/kg (harga ayam utuh) dan Rp 33.000/kg, sampai dengan Rp 35.000/kg (harga ayam bersih).
“Tidak seperti biasanya mulai dari Rp 38.000 sampai 45.000 perkilogramnya,” kata Achmad Fajri Sub Koordinator Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Disperindag Babel, Jumat/4/2/2022.
Para pengusaha tersebut diundang rapat
bertujuan untuk mencari solusi terkait harga daging ayam yang kian hari kian melonjak.
Makanya, kata Fajri perlu adanya pertemuan untuk membuat stabil kembali harga daging ayam di sejumlah pasar di Babel.
Fajri meminta pengusaha ayam menjaga harga daging ayam tetap stabil sampai ke konsumen dan diharapkan sampai menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H nanti.
Jika pengusaha ayam memiliki kemdala terkait usahanya, Fajri meminta berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait seperti Disperindag Babel.
Sebab, jika sampai harga daging ayam potong naik, ini menyangkut daya beli masyarakat.
“Jika ada masalah, kita carikan solusinya, jangan menaikkan harga begitu saja kasihan konsumen atau masyarakat yang membutuhkan daging ayam, karena konsumsi daging ayam di Babel ini sangat tinggi,” ujarnya.
Lebih jauh dijelaskan Fajri, Rakor tersebut juga sebagai tindak lanjut surat Direkorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 03119 tanggal 3 Januari 2022, perihal pengaturan dan pengendalian produksi stok ayam ras di Bulan Januari dan Februari 2022, dan pelaksanaan sidak ke lapangan untuk komoditi pangan ayam dan telur pada tanggal 10 Januari 2022 di Kota Pangkalpinang.
“Gubernur Babel juga ikut dalam rapat tersebut melalui zoom meeting, ada beberapa arahan Bapak Gubernur kepada para pelaku pengusaha ayam di antaranya agar dapat menjaga stabilisasi harga daging ayam,” tandasnya. (msl/fh)


