PANGKALPINANG – Pawai Baris Berbaris dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Kota Pangkalpinang, Rabu (26/8/2026), berlangsung meriah.
Ribuan warga memadati sepanjang rute pawai, termasuk kawasan panggung utama di Kilometer 0, Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang. Anak-anak bersama keluarga tampak antusias menyaksikan peserta pawai yang silih berganti melintas.
Di tengah kemeriahan tersebut, perhatian warga tertuju pada Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, yang hadir menyaksikan jalannya pawai.
Tak sekadar menikmati kemeriahan, istri Gubernur Bangka Belitung itu turut berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang berada di sekitar panggung. Bersama jajaran Pengurus TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni membagikan ratusan telur ayam rebus secara gratis.
Telur-telur tersebut dikemas dan dihias menarik sehingga langsung disambut antusias anak-anak. Suasana di sekitar panggung pun semakin ramai ketika anak-anak berbondong-bondong menerima telur rebus tersebut.
“Kami lihat tadi banyak anak-anak yang nonton di depan panggung kehormatan, ya kita langsung bagikan telur khusus untuk anak-anak,” ujar Noni.
Menurut Noni, berbagi di tengah perayaan kemerdekaan bukan hanya soal memberikan makanan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat. Telur yang dibagikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.
“Pembagian telur-telur rebus itu merupakan bentuk kepedulian serta dalam upaya membantu pemenuhan gizi anak,” katanya.
Noni juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak dan para pelajar, dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Baginya, pawai baris berbaris yang rutin digelar setiap tahun bukan sekadar tontonan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta memperkuat rasa kebersamaan.
“Ini adalah momen kita untuk memeriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Setiap tahunnya kita rutin melaksanakan pawai untuk menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air kepada bangsa dan NKRI serta kebersamaan kita,” tuturnya.
Kemeriahan pawai terus berlangsung. Peserta dari berbagai kalangan bergantian melintas, disambut tepuk tangan dan sorak-sorai masyarakat yang memenuhi sepanjang rute.
Noni berharap semangat kemerdekaan yang terpancar dari kegiatan tersebut tidak berhenti setelah pawai usai. Terlebih bagi anak-anak, pengalaman menyaksikan kemeriahan pawai dan menerima perhatian di tengah perayaan diharapkan menjadi bagian dari proses menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara.
“Melalui momentum peringatan HUT RI, semoga kegiatan ini membawa berkah, semangat baru bagi kita semua, terutama bagi generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan membangun negeri ini,” harapnya. (***)
Sumber: Biro Adpim


