PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepualaun Bangka Belitung, H. Herman Suhadi, meminta Pemprov segera menggambil langkah terkait kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan kompetensi khusus untuk radioterapi, RSUD DR. (HC) Ir. Soekarno.
Herman, ketika dihubungi suarabangka.com, via telepon, Kamis (29/9/2022), menyesalkan hal tersebut. Menurutnya, seharusnya kekurangan SDM kompetensi khusus radioterapi tidak terjadi.
Apalagi dalam penganggaran pembangunan Gedung Radioterapi lengkap dengan peralatannya. Mestinya kebutuhan SDM juga sejak awal sudah disiapkan.
“Kan itu harusnya satu paket. Jangan sampai gedung selesai, peralatannya sudah lengkap, SDM nya yang kurang. Ini kan masalah, siapa yang akan mengoperasionalkannya?” ujar Herman.
Kalau benar ini yang terjadi, kata Herman, sangat disayangkan.
“Saya minta kepada pihak terkait agar segera ada solusinya. Namun saya berharap ini hanya mis komunikasi saja. Tapi andaikan benar adanya kekurangan SDM, nah ini perlu dievaluasi, bagaiman perencanaannya.”
Lebih jauh dikatakan Herman, selama ini, masyarakat yang terkena kanker harus berobat ke luar provinsi seperti ke RS di Palembang dan Jakarta. Makanya dibangun Gedung Radioterapi di rumah sakit provinsi agar masyarakat mendapatkan kemudahan.
“Ini tidak boleh terjadi. Kasihan masyarakat, kalau ke luar provinsi biayanya bertambah besar. Dengan dibangunnya Gedung Radioterapi ini, lengkap dengan peralatannya, beban pasien kanker dan keluarganya jadi berkurang,” kata Herman.
Sebelumnya dilansir dari suarabangka.com, Kamis, Direktur RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno, dr. Ira Ajeng Astried mengungkapkan adanya kendala kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan kompetensi khusus untuk radioterapi.
Hal ini diungkapkan Ira saat mendampingi Penjabat Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin, saat meninjau proses pembangunan gedung tersebut di RSUD di Air Anyir, Kabupaten Bangka, Rabu (28/9/2022).
Dia berharap agar BKPSDMD (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah) dapat membantu untuk menambah SDM yang dibutuhkan.
Hingga berita ini dimuat masih diupayakan konfirmasi dan verifikasi kepihak terkait. (fh/wah)


