JAKARTA — Menjelang usia 70 tahun pada 20 Februari 2027, Astra kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkarya dan tumbuh bersama Indonesia. Semangat tersebut ditandai dengan peluncuran logo HUT ke-70 Astra bertema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia” dalam kegiatan Alun-Alun Astra di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Peluncuran logo dilakukan Direktur Astra Djap Tet Fa bersama Executive In-Charge Astra Boy Gemino Kalauserang, didampingi sejumlah jajaran pimpinan Astra.
Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan, filosofi logo HUT ke-70 Astra menggambarkan perjalanan perusahaan yang terus bertumbuh sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Astra memiliki filosofi untuk senantiasa tumbuh dan berkembang layaknya pohon rindang yang menjadi tempat bernaung dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujar Boy.
Logo tersebut digambarkan seperti pohon yang tumbuh dari akar kuat, berkembang dari waktu ke waktu, kemudian memberikan manfaat secara luas. Filosofi itu menjadi gambaran perjalanan Astra selama hampir tujuh dekade bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan di seluruh Indonesia.
Memasuki usia ke-70, Astra tidak ingin sekadar menjadikan momentum tersebut sebagai perayaan pencapaian masa lalu. Tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia” menjadi penegasan bahwa perjalanan perusahaan ke depan tetap diarahkan pada inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Semangat itu juga diselaraskan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Astra menyatakan akan terus mengambil bagian dalam mendukung Indonesia yang mandiri, berkeadilan, dan sejahtera.
Bukan Sekadar Perayaan
Rangkaian menuju HUT ke-70 Astra dikemas agar masyarakat dapat melihat langsung berbagai karya dan kontribusi yang telah dilakukan. Melalui Alun-Alun Astra, pengunjung diajak berinteraksi melalui booth interaktif, workshop kreatif, hingga showcase Desa Sejahtera Astra.
Program tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana kontribusi Astra tidak hanya berhenti pada aktivitas bisnis, tetapi juga menyentuh pengembangan masyarakat di berbagai daerah.
Selama hampir tujuh dekade, Astra menyebut kontribusinya telah memberikan dampak kepada lebih dari 16 juta masyarakat, termasuk 6,9 juta tenaga kerja dan keluarganya. Sementara melalui program Desa Sejahtera Astra, sekitar 3 juta penerima manfaat telah dijangkau di 1.533 desa yang tersebar di 35 provinsi.
Angka tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi Astra untuk mempertahankan relevansi kontribusinya di tengah perubahan Indonesia yang semakin cepat.
Gempa NTT Jadi Momentum Kepedulian
Di tengah kemeriahan menuju HUT ke-70, Astra juga membawa pesan kepedulian bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 SR pada Sabtu (15/8) pagi.
Sebagian hasil penjualan tiket kegiatan Alun-Alun Astra akan didonasikan melalui Nurani Astra untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Langkah tersebut menegaskan bahwa perayaan hampir tujuh dekade Astra tidak hanya berbicara tentang usia, pencapaian, dan perjalanan korporasi, tetapi juga tentang bagaimana keberadaan perusahaan dapat dirasakan ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.
Alun-Alun Astra sendiri berlangsung bersamaan dengan panggung hiburan Semesta Berpesta pada 15–16 Agustus 2026. Sejumlah musisi nasional seperti Raisa, Tulus, King Nassar, Rizky Febian, Mahalini, RAN, JKT48, dan The Adams turut memeriahkan acara.
Dengan memasuki fase menuju usia 70 tahun, Astra menghadapi satu pertanyaan besar: sejauh mana pertumbuhan perusahaan dapat terus berjalan beriringan dengan pertumbuhan masyarakat Indonesia?
Tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia” menjadi jawaban sekaligus janji Astra untuk melanjutkan perjalanan tersebut—bukan hanya dengan memperbesar bisnis, tetapi juga memperluas manfaat bagi bangsa.
Komitmen ini sejalan dengan cita-cita Astra, “Sejahtera Bersama Bangsa”, serta dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. (*)


