Soal Kebun Sawit di WIUP, PT Timah Selidiki Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Direksi

TANJUNGPANDAN – PT Timah Tbk menyelidiki dugaan potensi pemalsuan tandatangan Direksi perseroan terkait lahan Wilayah Izin Usaha Pertambangan atau WIUP perusahaan di Dusun Air Mangkui, Desa Buluh Tumbang, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung yang kini diduga dijadikan perkebunan kelapa sawit.

Melansir dari inspirasiberita.com CMN, dari penelusuran diduga pemilik kebun kelapa sawit, Rudi, warga Jalan Padat Karya, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan. Luas kebun kelapa sawit sekitar 79,60 hektar dan diperkirakan sawit memasuki usia 6 hingga 7 tahun. Lahan diduga diperoleh dengan cara membeli dari masyarakat.

Baca Juga  Pemerintah Babel dan BPH Migas Teken Kerjasama Pengawasan BBM Bersubsidi

Sementara ketika dikonfirmasi terkait kebun sawit tersebut dan  diduga ada di WIUP PT Timah serta punya legalitas pembebasan lahan dari PT Timah, Rudi mengaku tidak mengetahui.

“Jangan tanya saya terkait hal itu, saya dak mengerti sama sekali terkait hal itu ya,” kata Rudi.

Dari informasi yang dihimpun diduga sudah ada surat pembebasan lahan IUP dari PT Timah, namun diduga tandatangan Direksi pada surat dipalsukan.

Ketika perihal surat pembebasan lahan IUP PT Timah atas kebun sawit tersebut dikonfirmasi dan diverifikasi ke Kepala Unit Produksi Belitung PT Timah Achmad Haspani mengatakan bahwa tanda tangan surat tersebut diduga telah dipalsukan.

Baca Juga  Kapolri Apresiasi  Forkopimda Babel Tangani Covid-19

“Tanda tangan tersebut diduga berpotensi dipalsukan,” ujar Achmad Haspani, Jum’at pagi (09/12/2022).

Terkait hal ini, Achmad Haspani telah meneruskan dugaan pemalsuan tanda tangan Direksi PT Timah Tbk tersebut ke bagian hukum perseroan untuk dipastikan kebenarannya.

“Sudah kami lanjutkan ke hukum perusahaan untuk dicek, diteliti terkait adanya tanda tangan tersebut yang diduga berpotensi dipalsukan,” tandas Achmad Haspani.

Hingga berita ini dipublis konfirmasi dan verifikasi kepihak terkait masih diupayakan.(*)

Sumber: Inspirasiberita.com
Cyber Media Network

Baca Juga  CMN Bangun Ekosistem Media Sehat, Jurnalisme Positif

 

Tinggalkan Balasan