Stop Kekerasan Pada Anak, DPPPAKB Pangkalpinang Segera Luncurkan Aplikasi Pengaduan

PANGKALPINANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Keluarga Berencana (KB) Kota Pangkalpinang, mengadakan Rapat Tim Gugus Tugas Pelaksanaan Kota Layak Anak tahun 2023, di ruang OR kantor walikota, Selasa (14/02/2023).

Melansir radarbahtera.com, Kepala Dinas PPPA dan KB Kota Pangkalpinang, Agustu Afendi menyampaikan, awal tahun ini saja tercatat ada 5 kasus kekerasan Perempuan dan Anak di Kota Pangkalpinang.

“Dari 5 kasus kekerasan tersebut, dua di antaranya kekerasan pada perempuan dan tiga lainnya kekerasan pada anak,” kata Agustu.

Baca Juga  Pj Gubernur Suganda Kunjungi Pos Unit Siaga SAR dan Damkar

Menurutnya, ini memang menjadi prioritas kami semua, karena tidak bisa face to face, tetapi kita akan mencoba memberikan pendidikan edukasi kepada generasi muda tentang hak-hak dan kewajibannya seperti apa? Itu nanti rencana kami kedepannya,” ungkapnya.

Menurut Agustu, pihaknya sedang berupaya untuk meluncurkan program aplikasi pengaduan masyarakat, untuk memudahkan masyarakat dalam proses pengaduan.

“Mudah-mudahan program tersebut dapat diluncurkan atau di launching ditahun ini. Aplikasi nya itu dinamakan Rindu Puan atau Ruang Informasi Terpadu (Rindu) Pengaduan Perempuan dan Anak (Puan).”

Baca Juga  Pangkalpinang Lolos Seleksi Lomba Perencanaan Pembangunan Daerah

Agustu juga menjelaskan, untuk Aplikasi ini digunakan jika ada peristiwa kekerasan dalam rumah, pelecahan semuanya bisa disitu. “Kita buat ini karena sebelumnya masyarakat ini susah mengadu jika langsung ke kantor kami, kadang juga masyarakat banyak yang tidak tahu,” katanya.

Pihaknya pun mempunyai UPTD perlindungan Perempuan dan Anak yang berada di depan Kantor Dinas PPP.

“Mudah-mudahan dengan adanya Aplikasi ini memudahkan pengaduan yang sifatnya perempuan dan anak, serta ebih cepat tanggap dalam penanganannya,” tandasnya. (*)

Baca Juga  249 PPKS Terima Bantuan Atensi

Tinggalkan Balasan