PANGKALPINANG – Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Polres Pangkalpinang mengamankan dua orang terduga pelaku penganiayaan diĀ pengeroyokan di parkiran Bukit Dealova, Pangkalpinang, Jumat (6/4/2023), pukul 18.00 WIB.
Tersangka masing masing berinisial GU dan KU, keduanya warga Pangkalpinang.
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Jojo Sutarjo mengatakan, beredarnya video viral dugaan tindak pidana Pengeroyokan dan aksi premanisme di Taman Dealova Pangkalpinang, langsung ditanggapi Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung.
Kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan video tersebut yang memperlihatkan adanya pengeroyokan oleh sejumlah orang.
Jojo menegaskan saat ini pihaknya sedang melakukan upaya penyelidikan terhadap sejumlah orang yang melakukan tindak pengeroyokan dan aksi premanisme tersebut.
Dari penyelidikan tersebut, pihaknya dikatakan Jojo telah mengamankan dua orang yang diduga melakukan aksi pengeroyokan didalam video tersebut.
“Kita sedang melakukan penyelidikan terhadap video viral tersebut. Saat ini, dua orang sudah kita amankan yakni berinisial Gu, dan Ku “kata Jojo dalam keterangan tertulis diterima suarabangka.com, Jumat (7/4/23) malam.
Lebih lanjut, Jojo mengungkapkan bahwa kejadian dalam video viral tersebut terjadi pada Kamis (6/4/23) sore di parkiran Taman Dealova Pangkalpinang.
Pengeroyokan itu dilakukan oleh sejumlah orang yang tidak dikenal terhadap seseorang juru parkir.
“Jadi korban ini didatangi oleh sejumlah orang dan bertanya apakah korban seorang juru Parkir dan dijawab oleh Korban iya. Tiba-tiba Korban langsung dipukul oleh sekelompok orang tersebut,”terangnya.
Jojo juga meminta kepada sejumlah orang yang terlibat dalam aksi pengeroyokan dan premanisme untuk dapat menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian.
“Untuk identitas kita sudah kita ketahui, namun kita minta pelaku lain untuk menyerahkan diri, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,”tegasnya.
Sementara itu, terkait video viral tersebut, Jojo meminta masyarakat agar tidak terprovokasi dan tidak terpengaruh.
Ia meminta masyarakat tenang dan mendukung Kepolisian dalam mengungkapkan kasus video viral terkait pengeroyokan dan aksi premanisme tersebut.
“Kita minta masyarakat percaya bahwa Kami bisa mengungkapkan kasus ini. Kita akan bekerja semaksimal mungkin dan bisa diselesaikan dengan cepat. Kita jaga situasi kamtibmas tetap kondusif,”jelasnya. (*)

