Yonif TP 946/DM Turun ke Sawah, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

BANGKA BARAT – Komitmen Tentara Nasional Indonesia dalam menjaga kedaulatan bangsa kini merambah sektor strategis ketahanan pangan. Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 946/DM menunjukkan langkah nyata dengan mengirimkan 12 prajurit terbaiknya mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pertanian Terpusat di Desa Puput.

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa. Para prajurit ditempa menjadi “prajurit tani” yang menguasai teknik pertanian modern, mulai dari analisis kesuburan tanah, pemetaan nutrisi lahan, hingga penerapan teknologi budidaya berbasis efisiensi dan produktivitas. Transformasi ini dirancang untuk mengubah pendekatan pertanian tradisional menjadi lebih terstruktur dan berorientasi hasil.

Baca Juga  Polisi Evakuasi Mayat di Mentok, Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Langkah Yonif TP 946/DM menjadi bukti bahwa peran prajurit tidak lagi terbatas di medan tempur. Mereka kini hadir sebagai agen perubahan di tengah masyarakat, membawa misi besar untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui sektor agraris. Dengan kompetensi yang diperoleh, para prajurit diharapkan mampu berperan layaknya penyuluh profesional saat kembali ke wilayah tugas masing-masing.

Lebih dari itu, keikutsertaan dalam Bimtek ini menjadi jembatan antara program ketahanan pangan nasional dengan kebutuhan riil masyarakat desa. Prajurit hadir bukan hanya sebagai pelindung, tetapi juga sebagai pendamping petani dalam mengoptimalkan potensi lahan, termasuk menghidupkan kembali lahan tidur yang selama ini belum tergarap maksimal.

Baca Juga  Tim Gabungan Datang, Aktivitas Tambang Kawasan Bembang Desa Pebuar Bubar

“Dari medan tugas hingga lahan pertanian, prajurit hadir untuk negeri,” menjadi semangat yang diusung dalam kegiatan ini. Filosofi tersebut menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa bersifat luas dan multidimensi—menggabungkan kekuatan militer dengan kepedulian sosial dan pembangunan berkelanjutan.

Ke depan, para peserta Bimtek diharapkan menjadi katalisator pembangunan desa. Dengan bekal ilmu dan pengalaman teknis, mereka siap menginspirasi masyarakat bahwa kolaborasi antara TNI dan rakyat adalah fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada pangan yang tangguh. (YIP)

Baca Juga  Jelang Tutup Tahun 2022, PT Timah Tbk Kembali Salurkan CSR Bagi Masyarakat di Lingkar Tambang

Sumber : Yonif TP 946/DM