TANJUNGPANDAN – Belitung dinilai sudah mengutamakan ekonomi berkelanjutan, maka perlu didorong aspek pendanaan terutama blended finance.
Hal ini disampaikan Menko Marves Luhut Panjaitan kepada Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin.
Luhut, sebagaimana diceritakan Ridwan, menyampaikan niatnya untuk mendorong semangat berkelanjutan termasuk aspek pendanaan.
“Tadi pula kami diskusi mengenai blended finance. Menurut Menko Luhut, hal ini cocok didiskusikan karena Belitung sendiri sudah mengutamakan ekonomi berkelanjutan yang mengutamakan lingkungan,” kata Ridwan dikutip dari Babelprov.go.id, Kamis, 8 September 2022.
Blended finance merupakan skema pembiayaan optimal dengan mengkombinasikan beberapa sumber pendanaan atau pembiayaan dalam satu proyek seperti dari anggaran pemerintah, pihak swasta dan donor.
Rencana ini mengemuka diakui Luhut setelah melihat dan merasakan suasana Belitung. Dia terkesan dengan kebersihan dan kerapihan Belitung.
“Saya tidak melihat sampah plastik, segala tatanan rapih, kalian hebat melibatkan masyarakat, ini disampaikan Menkomarves kepada saya. Saya kira itu poin penting yang perlu disampaikan kepada masyarakat,” kata Ridwan di ruang VVIP H.A.S Hanandjoeddin, Belitung, Kamis. (***)


