Cap Go Meh di Parit Tiga berlangsung Meriah

PARTI TIGA – Perayaan Cap Go Meh atau juga sembahyang bulan hari ke 15 dalam tradisi budaya etnis Tionghoa adalah sebagai penanda berakhirnya semua rangkaian perayaan tahun baru Imlek, dan pelaksanaan acara perayaan Cap Go Meh dilaksakan di Jalan Raya Kimjung Desa Puput Kecamatan Parit Tiga, Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (3/3/2026 ).

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Bangka Barat Markus, SE beserta Assisten Ekonomi dan Pembangunan, Kabag Ekbang, serta Kadis Pariwisata Kabupaten Bangka Barat, Tokoh Masyarakat Anam, Anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat Anang Suherdi dan Suyenti, Camat Parit Tiga, Adhian Zulhanjjany El Purba, S. STP, Kapolsek Jebus AKP Ogan ATI, Danramil Jebus Lettu Inf Didik Suprayogi, Danpos Binpotmar AL Jebus Peltu Rudi, Kepala Desa Puput Li Ley Zhon, Ketua Makin Parit Tiga L Thomas serta puluhan undangan lainnya.

Baca Juga  Yatim Fest V di Parit Tiga 2026 Sukses Digelar, 157 Anak Yatim Terima Santunan Jutaan Rupiah

Dalam sambutan yang Bupati Bangka Barat Markus mengucapkan,  selamat tahun baru Imlek 2026 kepada seluruh masyarakat Tionghoa Kecamatan Parit Tiga dan Jebus.

Markus menghimbau serta mengajak seluruh masyarakat Tionghoa di wilayah Parit Tiga dan Jebus agar Perayaan Cap Go Meh bukan hanya sebagai simbol tradisional budaya namun juga harus menjadi wujud Toleransi Budaya guna memperkuat Harmoni Sosial di tengah Masyarakat Indonesia yang multi Kultural.

Markus juga mengungkapkan pada halnya Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menyambut baik tradisi budaya Cap Go Meh karena mengandung nilai – nilai tradisi budaya dan juga wujud silahturahmi antar masyarakat serta keharmonisan dalam masyarakat dari berbagai etnis, tutur Markus.

Baca Juga  Pendaftaran Bacalon Ketua dan Bacalon Ketua DKP PWI Babel Resmi Dibuka

Bupati Bangka Barat Markus juga berharap kedepannya acara ini bisa terus dilestarikan terutama bagi generasi muda Tionghoa dengan cara yang kreatif dan positif sesuai jaman namun tanpa mengurangi nilai – nilainya yang sekiranya mampu dinikmati oleh seluruh masyarakat Parit Tiga dan sekitarnya juga masyarakat diluar Kabupaten Bangka Barat sehingga berimbas positif dalam sektor pariwisata dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Parit Tiga dan sekitarnya, pungkas Markus.

Acara rangkaian Cap Go Meh diawali dengan arak – arakan di seputaran jalan protokol Parit Tiga serta atraksi puluhan group barongsai yang diikuti oleh ratusan masyarakat etnis Tionghoa, gelar panggung hiburan musik serta suguhan gerak dan tari kolosal tentang budaya Imlek dari perwakilan TK/ PAUD Yayasan Pendidikan Bakti Kecamatan Parit Tiga asuhan dari Ibu Hermina OS, S. Pd, AUD, GR serta masih banyak atraksi seni budaya lainnya tentunya. (diskominfo/yip )

Baca Juga  Dukung CV Gunung Manik, Warga Terabik Sebut Air Kolong PDAM Keruh Akibat Curah Hujan Tinggi