PANGKALPINANG – Asnah warga Kota Pangkalpinang, kini bisa bernapas lega. Ia tak perlu lagi merasa was-was rumahnya roboh.
Ia pun kini tersenyum lega dan tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur. Nenek yang sudah uzur ini, sebelumnya tinggal di rumah yang tidak layak huni. Kondisi rumahnya nyaris roboh.
Melalui CSR PT Timah Tbk ia salah satu penerima program Rumah Tinggal layak Huni (RTLH). Kini ia menempati rumah baru, rumah layak huni.
“Alhamdullillah senang bukan lagi seneng, lebih dari seneng, syukur tiada henti. Setiap salat saya berdoa agar PT Timah Tbk, terus maju. Saya berdoa orang-orang yang membantu kami berkah RT, semuanya,” ucapnya.
Asnah pun berencana segera pindah kerumah barunya itu. “Alhamdullillah sudah bagus dan nyaman. Nanti segera pindah,” ujarnya.
Selain Asnah, penerima program Rumah Layak Huni lainnya Muhammad Afizal (24), warga Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, bersyukur mendapat rumah baru.
Rumah Afrizal sebelumnya tak bisa lagi ditempati lantaran rusak parah akibat tertimpa pohon ketika hujan disertai angin kencang.
Kini Afrizal dan keluarga merasa tenang bisa menempati rumah baru yang justru lebih bagus dari rumah lama.
“Syukur Alhamdulillah sekarang rumah saya sudah dapat ditinggali bersama keluarga kecil dan terlihat semakin cantik dari pada sebelumnya,” ujar pria yang berprofesi sebagai nelayan ini.
PT Timah melalui CSR membantu pemerintah dalam menyediakan rumah tinggal layak huni bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Hingga Agustus tahun 2022, Emiten Berkode TINS ini telah membangun tujuh unit rumah layak huni bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau.
Di Bangka Belitung, pembangunan rumah layak huni dilaksanakan di antaranya sebanyak tiga unit di Kabupaten Bangka Tengah, satu unit di Kota Pangkalpinang, satu unit di Bangka Barat, satu unit di Bangka Selatan, dan satu unit di Kabupaten Karimun.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman bersyukur PT Timah Tbk telah bersinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat salah satunya melalui rumah tinggal layak huni.
Menurutnya, rumah layak huni ini tidak hanya di Desa Kulur, sebelumnya juga telah diserahkan kepada masyarakat Desa Kebintik.
Algafri berharap dapat terus bersinergi dalam membantu pembangunan RTLH.
“Alhamdulillah masyarakat Bangka Tengah sudah beberapa kali menerima rumah layak huni dari PT Timah Tbk,” ujarnya.
Menurut Algafri RTH beperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
“Di Bangka Tengah ada sekitar 9.000 lebih rumah yang masih harus dibantu untuk menjadi rumah layak huni,” kata Algafry dalam keterangannya beberapa waktu lalu.
“Rumah Layak Huni ini penting, karena rumah ku surga ku,” sambungnya. (***)


