BANGKA SELATAN – Api yang membakar empat rumah kontrakan di Jalan Teladan, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, memang telah padam. Namun, luka dan dampak musibah itu masih dirasakan para korban yang kehilangan tempat tinggal serta sebagian besar harta benda mereka.
Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada para penghuni rumah kontrakan yang menjadi korban kebakaran, Sabtu (18/7/2026).
Bantuan tersebut diberikan atas arahan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Fraksi Partai Golkar, Rina Tarol. Ia hadir mewakili gubernur untuk menyerahkan bantuan sekaligus memastikan pemerintah daerah hadir mendampingi warga yang tengah mengalami masa sulit.
Rina menyampaikan, kepedulian pemerintah tidak hanya sebatas memberikan bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga menghadirkan dukungan moral agar para korban tetap kuat menghadapi cobaan.
“Bapak Gubernur menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah ini. Beliau berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para korban dan menjadi penyemangat untuk kembali bangkit. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan terus hadir bersama masyarakat dalam setiap kondisi,” ujar Rina.
Selain membawa bantuan dari Pemprov Babel melalui BAZNAS dan Dinas Sosial, Rina juga memberikan bantuan secara pribadi kepada para korban. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati terhadap warga yang terdampak kebakaran.
Ia berharap bantuan yang diterima dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak selama proses pemulihan. Dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak dinilai penting agar para korban bisa segera kembali menata kehidupan mereka.
Sebagaimana diketahui, kebakaran yang menghanguskan empat rumah kontrakan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian materi yang dialami cukup besar karena sebagian besar barang berharga milik penghuni ikut terbakar. (***)

