Oleh: Lis Setiawati, S. Pd
(Guru Bahasa Inggris SMK N 1 Parittiga)
Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional. Apalagi di era globalisasi sekarang ini, kemampuan berbahasa Inggris sangat diperlukan. Seseorang yang mampu berbahasa inggris tentu akan mendapat kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan.
Karena Bahasa inggris sudah dipergunakan pada guide book peralatan rumah tangga, fasilitas umum, dunia kerja maupun untuk sekedar berlibur ke luar negeri
Kenyataan ini seharusnya menjadi motivasi untuk lebih giat belajar bahasa inggris.
Namun, anak-anak usia sekolah di daerah kurang berminat belajar bahasa inggris. Mind set tentang bahasa inggris yang susah dipelajari menjadikan peserta didik malas mengikuti pembelajaran bahasa inggris di sekolah.
Padahal belajar bahasa inggris bisa sangat menyenangkan. Misalnya melalui media lagu. Media lagu adalah suatu alat yang sangat baik untuk membantu memotivasi siswa selama mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris.
Karena lagu bisa menjadi media yang menarik dan menyenangkan dalam mempelajari grammar atau tata bahasa.
Lagu efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran berbahasa khususnya menyimak karena memiliki dua unsur yaitu musik dan lirik. Musik dapat memfasilitasi kemampuan belajar berbahasa karena ritme musik dan pola kalimat memiliki bentuk serupa serta memiliki keseimbangan secara matematika sementara lirik membantu siswa memahami dan menyimak karena harus didengarkan dengan seksama.
Pada implementasinya, Piaget menyarankan agar penggunaan lagu sebagai media belajar haruslah mempertimbangkan kesiapan siswa sesuai tahap perkembangan psikologisnya.
Karena itu, pembelajaran melalui musik dalam rentang usia dini sampai sekolah dasar diarahkan pada kesempatan untuk bermusik, siswa mempelajari durasi melalui kegiatan bernyanyi, menggambar dan bergerak.
Beberapa metode yang dapat digunakan antara lain memainkan alat musik dan bernyanyi serta membantu mereka menyimak dengan gerakan, potongan lagu atau gambar; membantu siswa membentuk “peta belajar” dengan menggerakkan jari di udara mengikuti alunan musik dan memindahkannya pada sebuah kertas serta menulis pengalaman, cerita atau interpretasi berdasarkan lagu yang meereka dengarkan yang dikombinasikan dengan pengalaman pribadi siswa.
Dengan memperhatikan penunjuk dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk lebih banyak “bermusik” daripada mengikuti materi melalui buku – maka orangtua, guru dan murid akan mendapatkan suasana yang menyenangkan saat membangun dasar yang kuat untuk melakukan proses pembelajaran.
Lagu dalam bahasa inggris ini, juga di yakini bisa memotivasi, menciptakan inspirasi dan kreatifitas, membuat siswa lebih santai dalam mempelajari bahasa inggris, sehingga mereka tidak menyadari bahwa mereka sedang berlatih tata bahasa yang mereka takuti selama ini.
Hal ini akan menciptakan kebiasaan pelafalan bahasa inggris sehingga mempermudah peserta didik berbahasa inggris dengan lancar. (*)


